PBNU Bersama Telkomsel Jaga Nilai Keindonesiaan dan Kerohanian
Rabu, 22 Juli 2020 - 20:18 WIB
loading...
Direktur Utama, Telkomsel Setyanto Hantoro (kiri) bersama Ketua Umum PBNU Prof Said Aqil Siroj (tengah) saat menghadiri acara Bincang Milenal yang digelar PBNU bekerja sama dengan komunitas Majelis Telkomsel Taqwa yang membahas tujuan kolaborasi Telkomsel
A
A
A
JAKARTA - Telkomse l bersama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggerakkan sejumlah inisiatif yang bertujuan menumbuhkan nilai nasionalisme dan kerohanian masyarakat Indonesia. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama di sela acara “Bincang Millenial PBNU dan Telkomsel” yang digelar berkolaborasi dengan Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) di Jakarta. (Baca juga: NU Mundur dari Program Organisasi Penggerak Kemendikbud )
"Telkomsel antusias menyambut baik kolaborasi dengan PB Nahdlatul Ulama yang merupakan salah satu organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia. Kami memaknai momentum ini sebagai upaya untuk saling memperkuat persatuan bangsa melalui inisiatif kolaborasi yang sejalan dengan keberagaman nilai-nilai keindonesiaan, di mana nilai kerohanian termasuk di dalamnya," kata Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro.
Telkomsel berharap inisiatif ini mampu menginspirasi masyarakat dan organisasi lainnya untuk bersama-sama memiliki tekad kuat untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan yang menjadi identitas Indonesia.
Ketua Umum PBNU Prof Said Aqil Siroj, mengatakan, keindonesiaan dan kerohanian memberikan nilai-nilai yang baik. Karena itu, segenap Pengurus Besar Nahdlatul Ulama optimistis dengan kerja sama ini demi memperkuat nilai-nilai kedaulatan dan keagamaan yang mampu mempererat persatuan bangsa.
"Kami harap, kolaborasi ini mampu meningkatkan implementasi teknologi dalam penyiaran agama sehingga masyarakat dapat menyerap esensinya secara penuh dan lebih mudah,” harap Said Aqil Siroj.
Kolaborasi terbaru antara Telkomsel dengan PBNU meliputi enam inisiatif utama. Pertama, komitmen untuk saling bekerja sama dalam membuat dan menyiarkan pesan-pesan kebaikan berbentuk iklan layanan masyarakat. Kemudian, Telkomsel dan PBNU juga akan berkolaborasi untuk memproduksi dan menyebarluaskan konten-konten yang mengedepankan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.
Lalu, inisiatif ketiga adalah partisipasi bersama dalam ruang diskursus bertajuk “Millenial Bicara” yang diselenggarakan oleh Radio Dakta sebagai upaya Telkomsel tetap relevan dengan generasi muda di Indonesia.
"Telkomsel antusias menyambut baik kolaborasi dengan PB Nahdlatul Ulama yang merupakan salah satu organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia. Kami memaknai momentum ini sebagai upaya untuk saling memperkuat persatuan bangsa melalui inisiatif kolaborasi yang sejalan dengan keberagaman nilai-nilai keindonesiaan, di mana nilai kerohanian termasuk di dalamnya," kata Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro.
Telkomsel berharap inisiatif ini mampu menginspirasi masyarakat dan organisasi lainnya untuk bersama-sama memiliki tekad kuat untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan yang menjadi identitas Indonesia.
Ketua Umum PBNU Prof Said Aqil Siroj, mengatakan, keindonesiaan dan kerohanian memberikan nilai-nilai yang baik. Karena itu, segenap Pengurus Besar Nahdlatul Ulama optimistis dengan kerja sama ini demi memperkuat nilai-nilai kedaulatan dan keagamaan yang mampu mempererat persatuan bangsa.
"Kami harap, kolaborasi ini mampu meningkatkan implementasi teknologi dalam penyiaran agama sehingga masyarakat dapat menyerap esensinya secara penuh dan lebih mudah,” harap Said Aqil Siroj.
Kolaborasi terbaru antara Telkomsel dengan PBNU meliputi enam inisiatif utama. Pertama, komitmen untuk saling bekerja sama dalam membuat dan menyiarkan pesan-pesan kebaikan berbentuk iklan layanan masyarakat. Kemudian, Telkomsel dan PBNU juga akan berkolaborasi untuk memproduksi dan menyebarluaskan konten-konten yang mengedepankan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.
Lalu, inisiatif ketiga adalah partisipasi bersama dalam ruang diskursus bertajuk “Millenial Bicara” yang diselenggarakan oleh Radio Dakta sebagai upaya Telkomsel tetap relevan dengan generasi muda di Indonesia.
Lihat Juga :