Teknologi Artificial Intelligence Bantu Dokter Diagnosis Serangan Jantung Lebih Cepat dan Akurat
Jum'at, 12 Mei 2023 - 13:46 WIB
loading...
A
A
A
Penelitian sebelumnya telah menunjukkan, bahwa wanita 50% lebih mungkin didiagnosis secara tidak benar pada awalnya. Dan orang yang awalnya diberi diagnosis yang salah, memiliki risiko kematian 70% lebih tinggi.
Baca juga: Inovasi Perawatan Gigi Kini Menggunakan Teknologi Artificial Intelligence
Tapi itu bisa dicegah oleh algoritma baru. Kode-ACS bekerja dengan baik, terlepas dari karakteristik pasien. Ini dikembangkan dengan kecerdasan buatan berdasarkan data dari lebih 10.000 pasien di Skotlandia.
"Ini menggunakan informasi termasuk usia, jenis kelamin, hasil tes EKG, riwayat medis dan tingkat troponin untuk memprediksi probabilitas, bahwa seseorang mengalami serangan jantung," paparnya.
Profesor Sir Nilesh Samani, Direktur Medis British Heart Foundation menambahkan, Code-ACS memiliki potensi untuk memerintah atau mengesampingkan serangan jantung lebih akurat daripada pendekatan saat ini.
Baca juga: Inovasi Perawatan Gigi Kini Menggunakan Teknologi Artificial Intelligence
Tapi itu bisa dicegah oleh algoritma baru. Kode-ACS bekerja dengan baik, terlepas dari karakteristik pasien. Ini dikembangkan dengan kecerdasan buatan berdasarkan data dari lebih 10.000 pasien di Skotlandia.
"Ini menggunakan informasi termasuk usia, jenis kelamin, hasil tes EKG, riwayat medis dan tingkat troponin untuk memprediksi probabilitas, bahwa seseorang mengalami serangan jantung," paparnya.
Profesor Sir Nilesh Samani, Direktur Medis British Heart Foundation menambahkan, Code-ACS memiliki potensi untuk memerintah atau mengesampingkan serangan jantung lebih akurat daripada pendekatan saat ini.
(san)
Lihat Juga :