Belati Langka Zaman Batu, Harta Karun Berusia 3.700 Tahun Ini Ditemukan di Halaman Sekolah
Rabu, 10 Mei 2023 - 09:29 WIB
loading...
A
A
A
Dilihat dari bentuk dan style, belati batu tersebut kemungkinan berasal dari Zaman Batu Baru, atau Neolitik. Masa ketika manusia prasejarah membentuk perkakas batu dan mulai bergantung pada tumbuhan dan hewan peliharaan, membangun desa permanen, dan mengembangkan kerajinan tangan seperti tembikar.
Di Norwegia, Zaman Batu, yang meliputi Paleolitik, Mesolitik, dan Neolitik, berlangsung dari 10.000 SM hingga 1.800 SM. Menurut Talk Norway, situs web pendidikan tentang sejarah dan warisan budaya Norwegia, sejumlah pemburu-pengumpul menetap secara permanen untuk bertani sekitar 2400 SM.
Belati batu yang ditemukan akan dikatalogkan dan digunakan dalam penelitian di Museum Universitas. Artefak itu bukan satu-satunya penemuan Zaman Batu yang baru-baru ini mendapat perhatian di Norwegia.
Baca juga; Arkeolog Pastikan Material Belati Firaun Bukan Berasal dari Bumi
Musim dingin yang lalu, rekonstruksi seluruh tubuh remaja Zaman Batu yang hidup 8.300 tahun lalu dipajang di museum Ha Gamle Prestegard di Norwegia selatan. Remaja laki-laki itu kemungkinan besar adalah bagian dari kelompok pemburu-pengumpul Mesolitik, tetapi detail seputar kematiannya masih menjadi misteri.
Di Norwegia, Zaman Batu, yang meliputi Paleolitik, Mesolitik, dan Neolitik, berlangsung dari 10.000 SM hingga 1.800 SM. Menurut Talk Norway, situs web pendidikan tentang sejarah dan warisan budaya Norwegia, sejumlah pemburu-pengumpul menetap secara permanen untuk bertani sekitar 2400 SM.
Belati batu yang ditemukan akan dikatalogkan dan digunakan dalam penelitian di Museum Universitas. Artefak itu bukan satu-satunya penemuan Zaman Batu yang baru-baru ini mendapat perhatian di Norwegia.
Baca juga; Arkeolog Pastikan Material Belati Firaun Bukan Berasal dari Bumi
Musim dingin yang lalu, rekonstruksi seluruh tubuh remaja Zaman Batu yang hidup 8.300 tahun lalu dipajang di museum Ha Gamle Prestegard di Norwegia selatan. Remaja laki-laki itu kemungkinan besar adalah bagian dari kelompok pemburu-pengumpul Mesolitik, tetapi detail seputar kematiannya masih menjadi misteri.
(wib)
Lihat Juga :