Cegah Bahaya Puing Luar Angkasa, 3 Negara Ini Sepakat Tolak Uji Coba Rudal Anti-Satelit
Selasa, 11 April 2023 - 19:26 WIB
loading...
Belanda, Austria, dan Italia sepakat menolak dan berjanji tidak melakukan uji coba rudal anti-satelit (ASAT) yang merusak dan menyebarkan puing-puing luar angkasa yang berbahaya. Foto/Wikipedia/Space
A
A
A
ROMA - Belanda, Austria, dan Italia sepakat menolak dan berjanji tidak melakukan uji coba rudal anti-satelit (ASAT) yang merusak dan menyebarkan puing-puing luar angkasa yang berbahaya. Ketiga negara ini bergabung dengan 13 negara lainnya yang menyatakan komitmen serupa sejak April 2022.
Kelompok negara yang menolak uji coba rudal anti- satelit ini meminta negara lain untuk melakukan hal yang sama. Bahkan mereka memperkenalkan resolusi yang berlaku di Majelis Umum PBB pada bulan September dan disahkan secara luar biasa pada bulan Desember.
Sebelum akhir tahun, sembilan negara lain telah menandatangani ikrar tersebut: Australia, Kanada, Prancis, Jerman, Jepang, Selandia Baru, Korea Selatan, Swiss, dan Inggris Raya. Negara-negara ini telah sepakat untuk membatalkan jenis pengujian ASAT yang menggunakan rudal yang diluncurkan dari darat, kapal berbasis laut atau dari pesawat terbang untuk menghancurkan satelit yang mati atau sekarat.
Baca juga; Sampah Antariksa Bertambah, Dampak Uji Coba Rudal Anti Satelit Rusia
Teknik destruktif ini dapat menghasilkan awan besar sampah antariksa, seperti yang kita lihat kurang dari 18 bulan lalu. Pada November 2021, Rusia menghancurkan Cosmos 1408, satelit yang sudah tidak berfungsi dari era Soviet.
Kelompok negara yang menolak uji coba rudal anti- satelit ini meminta negara lain untuk melakukan hal yang sama. Bahkan mereka memperkenalkan resolusi yang berlaku di Majelis Umum PBB pada bulan September dan disahkan secara luar biasa pada bulan Desember.
Sebelum akhir tahun, sembilan negara lain telah menandatangani ikrar tersebut: Australia, Kanada, Prancis, Jerman, Jepang, Selandia Baru, Korea Selatan, Swiss, dan Inggris Raya. Negara-negara ini telah sepakat untuk membatalkan jenis pengujian ASAT yang menggunakan rudal yang diluncurkan dari darat, kapal berbasis laut atau dari pesawat terbang untuk menghancurkan satelit yang mati atau sekarat.
Baca juga; Sampah Antariksa Bertambah, Dampak Uji Coba Rudal Anti Satelit Rusia
Teknik destruktif ini dapat menghasilkan awan besar sampah antariksa, seperti yang kita lihat kurang dari 18 bulan lalu. Pada November 2021, Rusia menghancurkan Cosmos 1408, satelit yang sudah tidak berfungsi dari era Soviet.
Lihat Juga :