Ilmu Pengetahuan Ungkap Waktu Tidak Ada di Dunia
Senin, 10 April 2023 - 21:12 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya, fisika kuantum menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan mendasar antara masa lalu dan masa depan, tetapi hanya korelasi antara peristiwa.
Baca juga: Profil Michael Lemke Ahli Fisika Jerman Penemu Gelombang 5G
"Misalnya, belitan kuantum adalah fenomena di mana dua partikel dapat berbagi keadaan kuantum dan saling mempengaruhi secara instan, terlepas dari jarak atau waktunya. Ini berarti bahwa efeknya dapat mendahului penyebabnya, atau penyebabnya dapat bergantung pada efeknya," tambahnya.
Argumen lain bahwa waktu tidak ada, berasal dari termodinamika, yang merupakan cabang ilmu yang mempelajari aliran energi dan entropi dalam sistem.
"Entropi adalah ukuran gangguan atau keacakan dalam suatu sistem, dan cenderung meningkat seiring waktu. Ini dikenal sebagai hukum kedua termodinamika, dan sering digunakan untuk menjelaskan mengapa waktu memiliki arah atau panah," ungkapnya.
Namun, beberapa fisikawan berpendapat bahwa entropi dan panah waktu bukanlah fitur mendasar dari alam, tetapi fenomena yang muncul yang dihasilkan dari perspektif dan pengetahuan manusia yang terbatas.
Baca juga: Fisikawan China Tantang Kehebatan Kuantum Google
Baca juga: Profil Michael Lemke Ahli Fisika Jerman Penemu Gelombang 5G
"Misalnya, belitan kuantum adalah fenomena di mana dua partikel dapat berbagi keadaan kuantum dan saling mempengaruhi secara instan, terlepas dari jarak atau waktunya. Ini berarti bahwa efeknya dapat mendahului penyebabnya, atau penyebabnya dapat bergantung pada efeknya," tambahnya.
Argumen lain bahwa waktu tidak ada, berasal dari termodinamika, yang merupakan cabang ilmu yang mempelajari aliran energi dan entropi dalam sistem.
"Entropi adalah ukuran gangguan atau keacakan dalam suatu sistem, dan cenderung meningkat seiring waktu. Ini dikenal sebagai hukum kedua termodinamika, dan sering digunakan untuk menjelaskan mengapa waktu memiliki arah atau panah," ungkapnya.
Namun, beberapa fisikawan berpendapat bahwa entropi dan panah waktu bukanlah fitur mendasar dari alam, tetapi fenomena yang muncul yang dihasilkan dari perspektif dan pengetahuan manusia yang terbatas.
Baca juga: Fisikawan China Tantang Kehebatan Kuantum Google
Lihat Juga :