Sistem Anti-Drone D4 India, Teknologi untuk Netralisir Serangan Pesawat Tak Berawak
Senin, 20 Maret 2023 - 21:44 WIB
loading...
A
A
A
“Sistem Anti-Drone D4 memiliki banyak sensor dan dua serangan balik yang berbeda untuk menghancurkan drone nakal. Sistem ini akan mendeteksi serangan dan melumpuhkan drone pada jangkauan lebih dari 4 kilometer,” kata Dr Jillelamudi Manjula, Direktur Jenderal-Sistem Elektronik dan Komunikasi (ECS), DRDO dikutip dari Livemint.

Dr Manjula menginformasikan bahwa sistem drone D-4 mampu menghancurkan drone mikro dengan mengganggu tautan perintah dan kontrol. Selanjutnya merusak perangkat keras drone dengan laser.
“Pencegahan hanya bisa dilakukan dengan deteksi dini, jadi kita perlu memiliki banyak sistem di sekitar area yang rentan. Kita perlu mendeteksi drone lebih awal,” lanjut Dirjen DRDO.
Baca juga; Rudal Kerja Sama Rusia India Makin Gahar, BrahMos Berhulu Ledak Nuklir Jangkau Jarak 450 Km
DRDO mengatakan bahwa Sistem Anti-Drone D4 dapat membantu Angkatan Darat dengan cepat mendeteksi dan menghancurkan drone yang menimbulkan ancaman keamanan bagi negara. Teknologi yang dikembangkan pada 2019 ini mampu menghancurkan mikro-drone dengan mengganggu tautan perintah dan kontrol (softkill), selanjutnya merusak perangkat keras drone dengan laser (hardkill).

Dr Manjula menginformasikan bahwa sistem drone D-4 mampu menghancurkan drone mikro dengan mengganggu tautan perintah dan kontrol. Selanjutnya merusak perangkat keras drone dengan laser.
“Pencegahan hanya bisa dilakukan dengan deteksi dini, jadi kita perlu memiliki banyak sistem di sekitar area yang rentan. Kita perlu mendeteksi drone lebih awal,” lanjut Dirjen DRDO.
Baca juga; Rudal Kerja Sama Rusia India Makin Gahar, BrahMos Berhulu Ledak Nuklir Jangkau Jarak 450 Km
DRDO mengatakan bahwa Sistem Anti-Drone D4 dapat membantu Angkatan Darat dengan cepat mendeteksi dan menghancurkan drone yang menimbulkan ancaman keamanan bagi negara. Teknologi yang dikembangkan pada 2019 ini mampu menghancurkan mikro-drone dengan mengganggu tautan perintah dan kontrol (softkill), selanjutnya merusak perangkat keras drone dengan laser (hardkill).
(wib)
Lihat Juga :