Ketakutan Setengah Mati setelah Main Jailangkung, 28 Anak Gadis Dirawat di Rumah Sakit
Jum'at, 10 Maret 2023 - 13:00 WIB
loading...
Salah satu dari 28 siswi Galeras Educational Institutiuon langsung dibawa ke rumah sakit setelah pingsan bermain Ouija Board. Foto/Jam Press.
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 28 anak sekolah Galeras Educational Institution di Colombia, Amerika Serikat dirawat di rumah sakit karena rasa cemas yang luar biasa atau ketakutan setengah mati. Puluhan siswi tersebut mengalami serangan panik atau panic attack saat memainkan Ouija Board di lingkungan sekolah.
Diketahui Ouija Board merupakan permainan memanggil arwah orang mati melalui medium papan huruf. Permainan yang mirip pemanggilan jailangkung itu pertama kali dilakukan pada 1886 di Amerika Serikat. Permainan itu kemudian popular dan terus dilakukan hingga kini karena dianggap mampu mengajak pemainnya berbicara dengan arwah orang mati. Seperti yang dilakukan dengan permainan jailangkung.
Hugo Torres, Kepala Sekolah Galeras Educational Institution membenarkan adanya 28 siswi yang dirawat di rumah sakit akibat rasa cemas yang luar biasa. Hanya saja dia menolak informasi yang mengatakan puluhan siswi itu alami serangan panik karena bermain Ouija Board.
"Banyak informasi yang beredar justru sama sekali tidak membantu. Informasi itu malah bikin bingung dan mengganggu suasana sekolah," ujar Hugo Torres.
Baca juga : GJAW 2023 Dibuka Sekarang, Ini Perbedaannya dengan GIIAS
Diketahui Ouija Board merupakan permainan memanggil arwah orang mati melalui medium papan huruf. Permainan yang mirip pemanggilan jailangkung itu pertama kali dilakukan pada 1886 di Amerika Serikat. Permainan itu kemudian popular dan terus dilakukan hingga kini karena dianggap mampu mengajak pemainnya berbicara dengan arwah orang mati. Seperti yang dilakukan dengan permainan jailangkung.
Hugo Torres, Kepala Sekolah Galeras Educational Institution membenarkan adanya 28 siswi yang dirawat di rumah sakit akibat rasa cemas yang luar biasa. Hanya saja dia menolak informasi yang mengatakan puluhan siswi itu alami serangan panik karena bermain Ouija Board.
"Banyak informasi yang beredar justru sama sekali tidak membantu. Informasi itu malah bikin bingung dan mengganggu suasana sekolah," ujar Hugo Torres.
Baca juga : GJAW 2023 Dibuka Sekarang, Ini Perbedaannya dengan GIIAS
Lihat Juga :