Elon Musk Jadi Target Penyelidikan FTC, Buntut PHK Massal dan Keputusan Kontroversial di Twitter
Rabu, 08 Maret 2023 - 09:59 WIB
loading...
A
A
A
“Tidak mengherankan jika komisi sedang melakukan penyelidikan yang ketat terhadap kepatuhan Twitter. Terutama dengan perintah persetujuan yang mulai berlaku jauh sebelum Tuan Musk membeli perusahaan tersebut,” kata juru bicara FTC Douglas Farrar mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikutip SINDOnews dari laman Yahoo Finance, Rabu (8/3/2023).
![Elon Musk Jadi Target Penyelidikan FTC, Buntut PHK Massal dan Keputusan Kontroversial di Twitter]()
Salah satu hal lainnya adalah File Twitter. Setelah Elon Musk mengambil alih Twitter, dia memberi tiga jurnalis, akses yang belum pernah terjadi sebelumnya ke komunikasi Twitter dengan badan pemerintah, termasuk FBI. Dalam surat, FCT telah meminta Twitter untuk mengidentifikasi semua jurnalis yang diberi akses ini.
Baca juga; Mengenal Twitter Blue, Fitur Berlangganan Twitter yang Rilis Hari Ini
FTC juga ingin mengetahui sifat akses yang diberikan dan apakah itu sejalan dengan kewajiban privasi dan keamanan informasi yang ditetapkan Perintah. Elon Musk melalui akun Twitternya merespon hal ini dengan nada yang khas.
“Kasus memalukan dari kekuatan lembaga pemerintah untuk tujuan politik dan penindasan kebenaran!” kata Elon Musk dengan intonasi emosional dikutip dari laman siliconangle.
Salah satu hal lainnya adalah File Twitter. Setelah Elon Musk mengambil alih Twitter, dia memberi tiga jurnalis, akses yang belum pernah terjadi sebelumnya ke komunikasi Twitter dengan badan pemerintah, termasuk FBI. Dalam surat, FCT telah meminta Twitter untuk mengidentifikasi semua jurnalis yang diberi akses ini.
Baca juga; Mengenal Twitter Blue, Fitur Berlangganan Twitter yang Rilis Hari Ini
FTC juga ingin mengetahui sifat akses yang diberikan dan apakah itu sejalan dengan kewajiban privasi dan keamanan informasi yang ditetapkan Perintah. Elon Musk melalui akun Twitternya merespon hal ini dengan nada yang khas.
“Kasus memalukan dari kekuatan lembaga pemerintah untuk tujuan politik dan penindasan kebenaran!” kata Elon Musk dengan intonasi emosional dikutip dari laman siliconangle.
(wib)
Lihat Juga :