Rusia Luncurkan Modul Soyuz MS-23 Tanpa Awak, Gantikan Soyuz MS-22 yang Bocor

Jum'at, 24 Februari 2023 - 11:58 WIB
loading...
Rusia Luncurkan Modul...
Badan Antariksa Federal Rusia (Roscosmos) meluncurkan pesawat ruang angkasa pengganti Soyuz MS-23 menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Foto/Roscosmos/NASA/Space
A A A
MOSKOW - Badan Antariksa Federal Rusia (Roscosmos) meluncurkan pesawat ruang angkasa pengganti Soyuz MS-23 menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Peluncuran modul Soyuz MS-23 dari Kosmodrom Baikonur, pada Kamis 23 Februari 2022 pukul 19.24 waktu setempat, berjalan sempurna.

Pesawat luar angkasa Soyuz MS-23 untuk menggantikan pesawat luar angkasa Soyuz MS-22 yang bocor di Stasiun Luar Angkasa Internasional. Modul MS-23 akan digunakan membawa pulang kosmonot Sergey Prokopyev dan Dmitry Petelin dan astronot NASA Frank Rubio ke Bumi.

“Pendakian nominal ke orbit untuk Soyuz MS-23. Perjalanan sempurna ke orbit untuk kendaraan yang akan membawa pulang Frank Rubio, Sergey Prokopyev, dan Dmitry Petelin akhir tahun ini,” kata juru bicara NASA Rob Navias selama siaran langsung peluncuran dikutip SINDOnews dari laman Space, Jumat (24/2/2023).

Baca juga; Gantikan Soyuz MS-22 yang Bocor, Rusia Luncurkan Soyuz MS-23 pada 23 Februari 2023

Diketahui Soyuz MS-22 mengalami kebocoran sistem pendingin pada 14 Desember 2022 sehingga tak layak lagi digunakan. Kebocoran yang dialami Soyuz MS-22 akibat dihantam mikrometeoroid yang menyebabkan lubang kecil.
Rusia Luncurkan Modul Soyuz MS-23 Tanpa Awak, Gantikan Soyuz MS-22 yang Bocor


Penjadwalan peluncuran Soyuz MS-23 mengalami beberapa kendala, yang semula dijadwalkan pada 19 Februari, diundur menjadi 23 Februari 2023. Meskipun diluncurkan tanpa awak, Modul MS-23 membawa 945 pon perbekalan dan mainan boneka beruang sebagai indikator bobot.

Biasanya, setelah dua hari setelah peluncuran, modul MS-23 akan tiba di Stasiun Luar Angkasa Internasional. Modul MS-23 dijadwalkan kembali ke Bumi membawa tiga kru Soyuz MS-22 pada September 2023.

Baca juga; Dalam Kondisi Darurat, Rusia Siap Kirim Pengganti Soyuz MS-22 Bulan Februari 2023
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Drone Satpam Presiden...
Drone Satpam Presiden Rusia yang Bikin Israel Mikir Nggak Berani Macam-macam
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Rekomendasi
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
Presiden Prabowo: Selamat...
Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Berita Terkini
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Infografis
4 Alasan yang Membuat...
4 Alasan yang Membuat Rusia Ditakuti oleh Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved