Rusia Terima Sistem Roket Artileri Tornado G, Bisa Tembus Wilayah Ukraina Sejauh 40 Km

Sabtu, 18 Februari 2023 - 11:37 WIB
loading...
Rusia Terima Sistem...
Pasukan Rusia menerima persenjataan anyar berupa sistem roket artileri Tornado G dengan amunisi 122 mm jenis baru. Foto/TASS/Wikimedia
A A A
MOSKOW - Pasukan Rusia menerima persenjataan anyar berupa sistem roket artileri Tornado G dengan amunisi 122 mm jenis baru. Sistem roket artileri Tornado G merupakan multiple launch rocket system (MLRS) yang mampu menembakkan sejumlah roket sejauh 40 Km.

Sistem roket artileri yang sering disebut MLRS atau Multiple rocket launcher (MRL) mampu menembakkan sejumlah roket secara bersamaan. Penggabungan penembakan roket dilakukan untuk mengatasi kelemahan soal akurasi dan proses pengisian kembali yang lambat.

Namun, setelah ditingkatkan, roket artileri modern dapat menggunakan GPS atau bimbingan inersia, sehingga mampu mengenai target lebih akurat. Seperti amunisi roket baru Tornado G Rusia ini yang telah ditingkatkan kemampuannya sehingga memiliki akurasi dan jangkauan lebih baik.

Baca juga; Ini Mesin Pembunuh Rusia yang Ditakuti Ukraina, Howitzer Msta-S Penghancur Tank Berpemandu Laser

Roket artileri Tornado G dimodernisasi oleh NPO Splav dan Technodinamika dari roket lama Grad 9K51. Roket Tornado G yang ditingkatkan ini juga telah menerima mesin baru serta sistem kontrol dan panduan presisi tinggi.

“Berkat kemampuan tersebut, roket MLRS Tornado G dapat menyerang target area dan target titik dengan koordinat yang ditetapkan. Roket Tornado-G dengan amunisi baru dapat secara bersamaan mengenai beberapa target pada jarak berbeda dari satu tembakan salvo pada waktu yang bersamaan,” tulis laman Bulgarian Military, Sabtu (18/2/2023).
Rusia Terima Sistem Roket Artileri Tornado G, Bisa Tembus Wilayah Ukraina Sejauh 40 Km


Sistem roket artileri MLRS Tornado G memiliki empat baris masing-masing memuat 10 tabung peluncuran. Setiap tabung meluncurkan satu amunisi roket 122mm berdaya ledak tinggi, secara salvo. Sistem peluncuran roket dipasang pada sasis truk GAZ-66B atau Kamaz Truck.

“Ini adalah sistem baru secara konseptual dan efisiensinya akan bertahan selama bertahun-tahun. Roket semacam itu sudah diproduksi secara berantai,” kata CEO Splav Alexander Smirnov dikutip dari laman TASS.

Baca juga; Kehebatan Artileri Standar NATO Kaliber 155 Milimeter, Mampu Menembakkan Proyektil Sejauh 40 Km

Smirnov mengatakan bahwa sistem roket multipeluncur jarak jauh Tornado G dapat merusak target pada area seluas lebih dari 60 hektare. Sistem ini mampu menembakkan roket tunggal dan salvo dari 40 tabung peluncuran.

MLRS Tornado G dapat menembakkan tiga jenis roket, yaitu roket berdaya ledak tinggi (HE), roket fragmentasi (HE-Frag), dan roket anti-tank (HEAT). Dalam militer tiga jenis roket itu diberi kode 9M538, 9M539, dan 9M541.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Rudal DF-61 Buatan China...
Rudal DF-61 Buatan China Siap Merobek Langit
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
Rekomendasi
Sempat Diragukan, Menhaj...
Sempat Diragukan, Menhaj Klaim Haji 2026 Jadi Salah Satu Penyelenggaraan Terbaik dalam Sejarah
Kolombia Singkirkan...
Kolombia Singkirkan Ghana, Gol Arias Antar Los Cafeteros ke 16 Besar
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Infografis
Rudal Oreshnik Rusia...
Rudal Oreshnik Rusia Tak Bisa Dicegat, Nasib Ukraina Mencemaskan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved