Layanan Berbayar Twitter Disebut Sepi Peminat

Senin, 20 Februari 2023 - 16:30 WIB
loading...
Layanan Berbayar Twitter...
Layanan berbayar Twitter kurang mendapat respons dari pengguna internet. FOTO/ IST
A A A
TEXAS - Elon Musk dipastikan akan memikirkan cara baru agarTwitter Blue menarik bagi pelanggan potensial jika dia ingin layanan berlangganan menjadi sumber pendapatan utama.

BACA JUGA - Mengenal Twitter Blue, Fitur Berlangganan Twitter yang Rilis Hari Ini

Pasalnya menurut The Information, hanya 180.000 orang di AS yang telah membayar langganan Twitter pada pertengahan Januari, dan itu tampaknya sekitar 0,2 persen dari pengguna aktif bulanan situs web tersebut.

Dikatakan bahwa 62 persen dari pengguna membayar perusahaan berada di AS. Itu berarti Twitter memiliki sekitar 290.000 pelanggan di seluruh dunia, seperti dihimpun dari Engadget, Selasa (7/2/2023).

Twitter Blue dikenai biaya USD8 (Rp121 ribu) per bulan untuk pengguna yang membayar melalui web atau USD7 (Rp106 ribu) jika mereka membayar untuk langganan tahunan dan USD11 (Rp166) untuk mereka yang membayar melalui toko aplikasi Apple atau Google.

Karena opsi terakhir memberi raksasa teknologi potongan pembayaran pelanggan, Twitter masih hanya mendapat USD8 sebulan dari pengguna secara keseluruhan. Dengan jumlah pengguna yang membayar saat ini, situs web hanya ditetapkan untuk menghasilkan USD27,8 juta (Rp 421 miliar) per tahun dari layanan langganannya.

Konon, Twitter baru saja meluncurkan kembali Blue pada pertengahan Desember tahun lalu setelah peluncuran awal yang tidak mulus sebulan sebelumnya. Itu pasti akan menambah lebih banyak pelanggan, meskipun masih harus dilihat apakah itu dapat mencapai tingkat pertumbuhan yang ingin dilihat Musk.

Sebagai catatan The Information, Musk memberi tahu karyawan Twitter tahun lalu bahwa dia ingin setengah dari pendapatan situs web berasal dari langganan kaena perusahaan harus membayar lebih dari USD1 miliar (Rp 15,1 triliun) per tahun hanya untuk bunga dari pinjaman yang diambil saat dia membeli situs web tersebut.

Elon menargetkan untuk memperoleh pendapatan sebesar USD3 miliar (Rp45,5 triliun) untuk tahun 2023. Twitter harus memiliki cukup banyak pelanggan untuk mendapatkan setengah dari itu dari Blue.

Salah satu cara yang dipertimbangkan perusahaan untuk mendapatkan lebih banyak dari layanan langganannya adalah dengan menawarkan tingkat keanggotaan dengan harga lebih tinggi yang memungkinkan pengguna menjelajahi situs web tanpa iklan.

Twitter juga dilaporkan berencana membebankan bisnis USD1.000 (Rp15 juta) per bulan untuk lencana verifikasi emas mereka dan tambahan USD50 (Rp758 ribu) per bulan untuk setiap akun yang berafiliasi dengan mereka.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
X Batasi Pengguna Gratis...
X Batasi Pengguna Gratis hanya 50 Tweet Sehari
Elon Musk Kesandung...
Elon Musk Kesandung Hukum, Polisi Prancis Geledah Kantor X di Paris
Elon Musk Tuduh Aksi...
Elon Musk Tuduh Aksi Grok dan X di Beberapa Negara Terstruktur
xAI Kenalkan Chat untuk...
xAI Kenalkan Chat untuk Kepentingan Bisnis dan Perusahaan
Foto yang Diposting...
Foto yang Diposting ke X Kini Bisa Diedit Ulang Pakai AI
X Meluncurkan SItus...
X Meluncurkan SItus Penjualan Akun Nonaktif dengan Pengikut Banyak
Ernest Prakasa Pamit...
Ernest Prakasa Pamit Tinggalkan Aplikasi X, Langsung Tutup Akun
X Luncurkan XChat dengan...
X Luncurkan XChat dengan Enkripsi ala Bitcoin, Siap Bikin WhatsApp Panas Dingin?
Heboh! Jessica Wongso...
Heboh! Jessica Wongso Balik Main X, Langsung Mention Elon Musk
Rekomendasi
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Mengapa Pemimpin Gereja...
Mengapa Pemimpin Gereja Katolik Pope, di Indonesia Disebut Paus?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved