TOR-M2DT, Sistem Rudal Pertahanan Udara Jarak Pendek Rusia
Senin, 06 Februari 2023 - 23:37 WIB
loading...
TOR-M2DT adalah sistem rudal pertahanan udara jarak pendek buatan Rusia yang dirancang khusus digunakan di wilayah Arktik. Foto/MissileThreat/Wikimedia
A
A
A
MOSKOW - TOR-M2DT adalah sistem rudal pertahanan udara jarak pendek buatan Rusia yang dirancang khusus digunakan di wilayah Arktik. Stasiun peluncur rudal TOR-M2 mampu menyerang hingga 48 target yang diproses dan sepuluh target yang dilacak.
Rudal TOR-M2DT dapat menghancurkan target udara seperti pesawat terbang, helikopter, rudal jelajah, peluru kendali udara dan bom, kendaraan udara tak berawak (UAV) yang terbang pada ketinggian sedang dan rendah. Jangkauan rudal TOR-M2DT maksimum 12 km dan pada ketinggian dari 10 hingga 1.000 meter.
Sistem rudal pertahanan udara TOR-M2DT dirancang khusus untuk digunakan di wilayah Arktik berdasarkan sasis kendaraan segala medan DT-30PM. Kendaraan terdiri dari dua unit yang dihubungkan oleh mekanisme kemudi dan kendaraan kedua sebagai stasiun peluncur rudal TOR-M2.
Baca juga; Rudal Siluman Kh-69 Senjata Baru Rusia, Bikin Jet Tempur Su-57 Makin Garang
Kendaraan pertama DT-30PM adalah platform dengan bodi disegel dan dilas yang menampung kabin awak untuk 4 - 7 orang. Kabin dilengkapi dengan sistem pemanas dan ventilasi udara otonom, pembangkit listrik, transmisi, dan kompartemen kargo yang terletak di bagian belakang kabin kru.
Stasiun peluncur rudal dipasang di atap kendaraan kedua. Dikutip dari laman armyrecognition, Senin (6/2/2023), rudal TOR-M2DT ini menggunakan teknik peluncuran dingin vertikal. Sistem ini mengeluarkan atau menembakan peluru secara vertikal dari tabung pengangkut dan peluncuran.
DT-30PM memiliki berat trotoar 31.500 kg, muatan 30.000 kg dan panjang 16,08 meter, lebar 3,10 meter, dan tinggi 3,33 meter. TOR-M2DT dikembangkan oleh JSC Izhevsk Electromechanical Plant Kupol Rusia (anak perusahaan dari Almaz-Antey Concern).
Rudal TOR-M2DT dapat menghancurkan target udara seperti pesawat terbang, helikopter, rudal jelajah, peluru kendali udara dan bom, kendaraan udara tak berawak (UAV) yang terbang pada ketinggian sedang dan rendah. Jangkauan rudal TOR-M2DT maksimum 12 km dan pada ketinggian dari 10 hingga 1.000 meter.
Sistem rudal pertahanan udara TOR-M2DT dirancang khusus untuk digunakan di wilayah Arktik berdasarkan sasis kendaraan segala medan DT-30PM. Kendaraan terdiri dari dua unit yang dihubungkan oleh mekanisme kemudi dan kendaraan kedua sebagai stasiun peluncur rudal TOR-M2.
Baca juga; Rudal Siluman Kh-69 Senjata Baru Rusia, Bikin Jet Tempur Su-57 Makin Garang
Kendaraan pertama DT-30PM adalah platform dengan bodi disegel dan dilas yang menampung kabin awak untuk 4 - 7 orang. Kabin dilengkapi dengan sistem pemanas dan ventilasi udara otonom, pembangkit listrik, transmisi, dan kompartemen kargo yang terletak di bagian belakang kabin kru.
Stasiun peluncur rudal dipasang di atap kendaraan kedua. Dikutip dari laman armyrecognition, Senin (6/2/2023), rudal TOR-M2DT ini menggunakan teknik peluncuran dingin vertikal. Sistem ini mengeluarkan atau menembakan peluru secara vertikal dari tabung pengangkut dan peluncuran.
DT-30PM memiliki berat trotoar 31.500 kg, muatan 30.000 kg dan panjang 16,08 meter, lebar 3,10 meter, dan tinggi 3,33 meter. TOR-M2DT dikembangkan oleh JSC Izhevsk Electromechanical Plant Kupol Rusia (anak perusahaan dari Almaz-Antey Concern).

Lihat Juga :