Ular Eksotik Bermata Oranye Ini Diberi Nama Leonardo DiCaprio, Alasannya Unik
Kamis, 02 Februari 2023 - 20:54 WIB
loading...
A
A
A
Habitat ular ini terancam hilang dengan beroperasi penambangan emas dan tembaga di wilayah tersebut. “Jika penambangan ilegal berlanjut, mungkin tidak ada peluang untuk menemukan spesies ini di masa depan,” ujarnya.
Baca juga; 4 Ular Kobra Terbesar dengan Bisa Paling Mematikan
Sedangkan empat spesies baru lainnya seperti yang dijelaskan dalam jurnal ZooKeys pada 25 Januari 2023, adalah ular pemakan siput kanopi (kanopi Sibon), ular pemakan siput Marley (Sibon marleyae), ular pemakan siput Vieira (Sibon vieirai), dan ular pemakan siput Welborn (Dipsas welborni).
![Ular Eksotik Bermata Oranye Ini Diberi Nama Leonardo DiCaprio, Alasannya Unik]()
Para ilmuwan menentukan bahwa lima spesies cukup berbeda dari kerabat terdekatnya, baik dalam penampilan maupun genetika, untuk memenuhi syarat sebagai spesies baru. Ular DiCaprio, misalnya, tidak langsung terlihat jauh berbeda dengan Siphonops annulatus, sesama Dipsadine.
Namun selain perbedaan genetik, kedua spesies ini memiliki pola pewarnaan yang berbeda di sepanjang punggung dan kepala mereka. Sebagian besar spesies baru pemakan bekicot ini menghadapi tantangan besar, yaitu kerusakan lingkungan akibat penambangan emas dan tembaga.
Baca juga; 4 Ular Kobra Terbesar dengan Bisa Paling Mematikan
Sedangkan empat spesies baru lainnya seperti yang dijelaskan dalam jurnal ZooKeys pada 25 Januari 2023, adalah ular pemakan siput kanopi (kanopi Sibon), ular pemakan siput Marley (Sibon marleyae), ular pemakan siput Vieira (Sibon vieirai), dan ular pemakan siput Welborn (Dipsas welborni).

Para ilmuwan menentukan bahwa lima spesies cukup berbeda dari kerabat terdekatnya, baik dalam penampilan maupun genetika, untuk memenuhi syarat sebagai spesies baru. Ular DiCaprio, misalnya, tidak langsung terlihat jauh berbeda dengan Siphonops annulatus, sesama Dipsadine.
Namun selain perbedaan genetik, kedua spesies ini memiliki pola pewarnaan yang berbeda di sepanjang punggung dan kepala mereka. Sebagian besar spesies baru pemakan bekicot ini menghadapi tantangan besar, yaitu kerusakan lingkungan akibat penambangan emas dan tembaga.
(wib)
Lihat Juga :