Setelah Hilang Satu Abad, Buku Optik Isaac Newton Dilelang Rp6,98 Miliar
Rabu, 18 Januari 2023 - 09:00 WIB
Pemeriksaan lebih dekat, mengungkapkan bahwa pelat buku kedua yang disembunyikan oleh yang pertama, mengungkapkan pemilik sebelumnya adalah Charles Huggins. Dengan meneliti kedua nama tersebut, DiLaura mengetahui bahwa setelah Newton meninggal tanpa surat wasiat pada tahun 1727.
Kemudian, buku dan barang miliknya dibeli oleh seseorang bernama John Huggins, yang memberikannya sebagai hadiah kepada putranya Charles, seorang rektor di Oxfordshire. Barang-barang tersebut diwariskan kepada penerus Charles sebagai rektor, James Musgrave.
Selanjutnya, buku itu diwariskan dari generasi ke generasi, sebelum sejumlah besar barang tersebut dijual pada tahun 1920. Buku tersebut kemudian dianggap hilang hingga penemuan DiLaura. Buku tersebut akan dijual di Rare Books San Francisco Fair pada 3 hingga 5 Februari 2023 dan diperkirakan akan mencapai harga USD460.000 atau Rp6,98 miliar.
Buku Opticks Newton pertama kali diterbitkan pada tahun 1704 dan merupakan puncak dari beberapa dekade penyelidikan fisikawan terhadap sifat cahaya. Newton menulis Opticks dalam bahasa Inggris yang populer dan vernakular, membuatnya dapat diakses oleh khalayak yang lebih luas.
Baca juga; Bak Harta Karun, Coretan Tangan Albert Einstein soal Teori Relativitas Dihargai Selangit
Kemudian, buku dan barang miliknya dibeli oleh seseorang bernama John Huggins, yang memberikannya sebagai hadiah kepada putranya Charles, seorang rektor di Oxfordshire. Barang-barang tersebut diwariskan kepada penerus Charles sebagai rektor, James Musgrave.
Selanjutnya, buku itu diwariskan dari generasi ke generasi, sebelum sejumlah besar barang tersebut dijual pada tahun 1920. Buku tersebut kemudian dianggap hilang hingga penemuan DiLaura. Buku tersebut akan dijual di Rare Books San Francisco Fair pada 3 hingga 5 Februari 2023 dan diperkirakan akan mencapai harga USD460.000 atau Rp6,98 miliar.
Buku Opticks Newton pertama kali diterbitkan pada tahun 1704 dan merupakan puncak dari beberapa dekade penyelidikan fisikawan terhadap sifat cahaya. Newton menulis Opticks dalam bahasa Inggris yang populer dan vernakular, membuatnya dapat diakses oleh khalayak yang lebih luas.
Baca juga; Bak Harta Karun, Coretan Tangan Albert Einstein soal Teori Relativitas Dihargai Selangit
Lihat Juga :