Ini Dia Buku Tertua di Dunia, Ditaksir Senilai Rp41 Miliar
Senin, 08 April 2024 - 14:10 WIB
loading...
Kepala Departemen Perhiasan Christies, Rahul Kadakia, saat penjualan Perhiasan Megah di Jenewa. (Foto berkas: AFP)
A
A
A
JAKARTA - Peradaban kuno Mesir menyimpan artefak buku tertua yang ditaksir bernilai Rp41 miliar. Buku ini ditulis pada awal mula perkembangan agama Kristen . Buku langka ini akan dilelang pada Juni 2024 mendatang di London.
Alarabiya News melansir, Senin (8/4/2024), buku yang dikenal sebagai Kodeks Crosby-Schoyen – ditulis dalam bahasa Koptik pada papirus sekitar 250-350 Masehi.
Buku ini diproduksi di salah satu biara Kristen pertama dan diperkirakan memiliki nilai jual sebesar setara Rp41 miliar hingga Rp60 miliar.
“Tepat pada masa itu, masa transisi, ketika gulungan papirus mulai berubah menjadi bentuk kodeks,” ujar Eugenio Donadoni, Spesialis Senior Manuskrip Abad Pertengahan dan Renaisans Balai Lelang Christie.
Baca Juga: Ratusan Buku Bersejarah Senilai Rp47 Miliar Ditemukan Terkubur di Rumania
Bisa dikatakan buku-buku terbaru bersumber dari teks buku paling awal dari Mesir yang diketahui dilansir dari dua Alkitab. Buku tertua tersebut memiliki 104 halaman yang ditulis selama 40 tahun lamanya di sebuah biara di Mesir dan disimpan di balik kaca plexiglass. Kodeks ini berisi surat pertama Petrus dan Kitab Yunus bahkan hanya ada segelintir buku dari abad ke-3 dan ke-4 yang bertahan hingga saat ini.
“Semua penemuan utama manuskrip Kristen yang kita miliki pada abad ke-20 dan akhir abad ke-19 semuanya terkonsentrasi di Mesir karena kondisi iklim yang sangat tepat,” ujar Donadoni.
Alarabiya News melansir, Senin (8/4/2024), buku yang dikenal sebagai Kodeks Crosby-Schoyen – ditulis dalam bahasa Koptik pada papirus sekitar 250-350 Masehi.
Buku ini diproduksi di salah satu biara Kristen pertama dan diperkirakan memiliki nilai jual sebesar setara Rp41 miliar hingga Rp60 miliar.
“Tepat pada masa itu, masa transisi, ketika gulungan papirus mulai berubah menjadi bentuk kodeks,” ujar Eugenio Donadoni, Spesialis Senior Manuskrip Abad Pertengahan dan Renaisans Balai Lelang Christie.
Baca Juga: Ratusan Buku Bersejarah Senilai Rp47 Miliar Ditemukan Terkubur di Rumania
Bisa dikatakan buku-buku terbaru bersumber dari teks buku paling awal dari Mesir yang diketahui dilansir dari dua Alkitab. Buku tertua tersebut memiliki 104 halaman yang ditulis selama 40 tahun lamanya di sebuah biara di Mesir dan disimpan di balik kaca plexiglass. Kodeks ini berisi surat pertama Petrus dan Kitab Yunus bahkan hanya ada segelintir buku dari abad ke-3 dan ke-4 yang bertahan hingga saat ini.
“Semua penemuan utama manuskrip Kristen yang kita miliki pada abad ke-20 dan akhir abad ke-19 semuanya terkonsentrasi di Mesir karena kondisi iklim yang sangat tepat,” ujar Donadoni.
Lihat Juga :