3 Sistem Pertahanan Rudal Israel yang Diminati Negara Arab, Nomor Terakhir Belum Terwujud

Sabtu, 17 Desember 2022 - 20:02 WIB
Pada bulan Februari, Israel dan Maroko menandatangani kesepakatan senilai USD500 juta atau Rp7,8 Trilun untuk menyediakan sistem pertahanan udara rudal Barak MX, yang diproduksi oleh Israel Aerospace Industries (IAI). Kerajaan Maroko juga membeli Sistem Anti-Drone Skylock dari Israel pada tahun 2021.

Pencegat supersonik Barak MX dapat dioperasikan pada segala cuaca dengan desain peluncuran vertikal 360 derajat dan pencari frekuensi radio aktif. Setiap peluncur Barak MX dapat diisi dengan delapan rudal Barak MRAD/LRAD/ER dan rudal dapat bermanuver pada 50g.

Baca juga; Mengenal Barak MX System, Sistem Pertahanan Rudal Maroko yang Dibeli dari Israel

Sistem Barak MX mampu melepaskan tiga jenis rudal pencegat dari keluarga Barak, yaitu MRDA, LRAD, dan ER. Rudal Barak-MRDA mampu mencegat target hingga jarak 75 kilometer, rudal Barak-LRAD sejauh 70 kilometer, dan Barak-ER mencapai 150 kilometer. Belum ada informasi penyerahan senjata ini dari Israel ke Maroko.

2. Sistem Pertahanan Rudal SPYDER



Israel telah setuju menjual sistem pertahanan rudal SPYDER (Surface-to-air PYthon and DERby) ke Uni Emirat Arab, menandai pertama kalinya sistem pertahanan udara milik negara zionis dijual ke negara Arab. Menurut laporan Reuters pada September 2022, Israel menyetujui permintaan UEA di tengah musim panas.

Sistem pertahanan rudal SPYDER dikembangkan Rafael Advanced Defense Systems dan dipamerkan di Dubai IDEX 2021. Sistem pertahanan rudal SPYDER menggabungkan rudal Python-5 dan I-Derby untuk memberikan perlindungan jarak pendek, menengah, dan jauh terhadap berbagai ancaman pesawat tempur, rudal jelajah, drone, dan banyak lagi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!