Merpati Hitam Superlangka Terlihat di Papua, Ilmuwan: Seperti Menemukan Unicorn

Senin, 21 November 2022 - 11:07 WIB
Burung merpati bertengkuk hitam berjalan melewati hutan. Foto: Doka Nason/ Konservasi Burung Amerika
JAKARTA - Merpati hitam superlangka terlihat di Papua. Begitu langkanya, terakhir kali merpati tersebut terlihat manusia pada 140 tahun lalu. Tepatnya, pada tahun 1882.

Merpati pegar itu warnanya hitam. Ukurannya jauh lebih besar dibanding merpati normal. Bedanya lagi, merpati itu banyak berjalan di tanah seperti ayam.



Temuan itu diungkap oleh American Bird Conservancy . Lokasinya, ada di Pulau Fergusson, Papua Nugini. Penemuannya juga tidak sengaja, lewat kamera jebak yang dipasang di hutan selama berbulan-bulan.

Menurut American Bird Conservancy, merpati pegar adalah burung merpati besar yang tinggal di darat. Ekornya lebar, dan terkompresi ke samping. Hewan tersebut endemik di pulau lepas pantai timur Papua Nugini.

Foto dan video burung tersebut pertama kali didokumentasikan secara ilmiah sejak 1882.

Melihat foto merpati ini seperti “menemukan unicorn,” kata John C. Mittermeier, pemimpin ekspedisi sekaligus Direktur program Burung Hilang di American Bird Conservancy. “Ini adalah momen yang Anda impikan sepanjang hidup Anda sebagai seorang konservasionis dan pengamat burung,” tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!