Rusia Luncurkan Satelit Tundra untuk Deteksi Ancaman Serangan Rudal Balistik

Selasa, 08 November 2022 - 15:39 WIB
“Jaringan peringatan dini ini memberikan pemberitahuan tentang potensi serangan nuklir dan akan memberikan informasi kepada sistem pertahanan untuk melindungi Moskow serta sumber daya pertahanan lainnya. Kemudian menyiapkan serangan balik untuk rudal Rusia lainnya,” tulis nasaspaceflight, Selasa (8/11/2022).



Peluncuran Satelit Tundra menggunakan roket Soyuz-2.1b, salah satu dari tiga varian aktif dalam keluarga roket Soyuz. Roket Soyuz-2.1b menggunakan empat pendorong berbahan bakar cair yang mengelilingi inti pusat.

Roket ini menggunakan sistem panduan digital baru, dan tahap ketiga yang dimodifikasi, ditenagai mesin baru, roket mampu mengangkat beban hingga 3.250 kg. Peluncur Soyuz pertama kali diperkenalkan pada tahun 1966, berasal dari roket Vostok, yang didasarkan pada rudal balistik antarbenua R-7.

Baca juga; Rusia Perbarui Sistem Navigasi Luar Angkasa, Luncurkan Satelit Terbaru Glonass-K
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!