Populasi Turun Tajam Akibat Perubah Iklim, Penguin Kaisar Masuk Daftar Spesies yang Terancam
Kamis, 27 Oktober 2022 - 17:30 WIB
USFWS secara resmi menyatakan penguin kaisar sebagai spesies yang terancam pada Selasa 25 Oktober 2022 dan memperpanjang perlindungan mereka di bawah ESA. “Daftar ini mencerminkan krisis kepunahan yang berkembang dan upaya ini untuk melestarikan spesies sebelum penurunan populasi menjadi tidak dapat diubah,” kata Direktur USFWS Martha Williams dikutip dari Live Science, Kamis (27/10/2022).
Saat ini ada sekitar 61 koloni perkembangbiakan penguin kaisar yang hidup di sepanjang garis pantai Antartika, mencakup sekitar 270.000 hingga 280.000 pasangan perkembangbiakan. Populasi ini saat ini tampak stabil, tetapi karena tingkat kehilangan es laut terus terjadi, jumlah burung yang tidak dapat terbang diperkirakan akan menurun.
“Perubahan iklim memiliki dampak besar pada spesies di seluruh dunia dan mengatasinya adalah prioritas bagi kami. Daftar penguin kaisar berfungsi sebagai bel alarm tetapi juga panggilan untuk bertindak,” tutur Williams.
Sebuah model menunjukkan bahwa, jika manusia berhasil mengekang emisi karbon secara dramatis, populasi penguin kaisar global dapat berkurang sekitar 26% pada tahun 2050. Namun dalam skenario emisi karbon tinggi, populasi dapat turun lebih dari 50% dalam kerangka waktu yang sama.
Saat ini ada sekitar 61 koloni perkembangbiakan penguin kaisar yang hidup di sepanjang garis pantai Antartika, mencakup sekitar 270.000 hingga 280.000 pasangan perkembangbiakan. Populasi ini saat ini tampak stabil, tetapi karena tingkat kehilangan es laut terus terjadi, jumlah burung yang tidak dapat terbang diperkirakan akan menurun.
“Perubahan iklim memiliki dampak besar pada spesies di seluruh dunia dan mengatasinya adalah prioritas bagi kami. Daftar penguin kaisar berfungsi sebagai bel alarm tetapi juga panggilan untuk bertindak,” tutur Williams.
Sebuah model menunjukkan bahwa, jika manusia berhasil mengekang emisi karbon secara dramatis, populasi penguin kaisar global dapat berkurang sekitar 26% pada tahun 2050. Namun dalam skenario emisi karbon tinggi, populasi dapat turun lebih dari 50% dalam kerangka waktu yang sama.
Lihat Juga :