Tawaran Damai Diejek Presiden Ukraina, Elon Musk Putus Jaringan Internet Starlink dan Tagih Bayaran

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 08:57 WIB
Kehilangan layanan internet Stalink berpotensi melumpuhkan militer Ukraina, terutama di daerah konflik di mana layanan internet telah terganggu oleh gangguan Rusia dan pemadaman listrik yang meluas. Awal pekan ini, wakil perdana menteri Ukraina memuji Starlink karena menghubungkan kembali jaringan internet negara itu setelah rudal jelajah Rusia menghancurkan infrastruktur penting dan pusat energi.



Termasuk, seorang komandan Ukraina yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Post pada hari Jumat bahwa “bertarung tanpa layanan Starlink di garis depan seperti bertempur tanpa senjata.” Namun, Ukraina tentu akan kesulitan menghadapi gempuran Rusia jika tanpa dukungan internet Starlink.

“Kami tidak dalam posisi untuk lebih lanjut menyumbangkan terminal ke Ukraina, atau mendanai terminal yang ada untuk jangka waktu yang tidak terbatas,” kata direktur penjualan pemerintah SpaceX dalam surat yang diperoleh CNN.

Baca juga; Banyak Satelit Komersial Terlibat dalam Perang Ukraina, Rusia Sebut Sah Dijadikan Target

Selain itu, SpaceX meneruskan ke Pentagon sebuah dokumen yang diterimanya pada bulan Juli dari komandan jenderal Ukraina Valerii Zaluzhnyi yang meminta hampir 8.000 terminal Starlink lagi. Permintaan itu jelas tidak dapat dipenuhi SpaceX.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!