Dampak Kebocoran Pipa Gas Rusia, 79.000 Kg Metana Terbuang Setiap Jam

Jum'at, 07 Oktober 2022 - 20:01 WIB
Pengukuran yang paling tepat untuk memperkirakan jumlah gas rumah kaca (Metana) yang bocor ke atmosfer bumi dilakukan oleh perusahaan Kanada GHGSat. Pekan lalu, GHGSat mengatakan bahwa sebanyak 174.000 pon atau 79.000 kilogram (Kg) metana keluar setiap jam dari salah satu lubang di pipa Nord Stream 2.

Emisi tersebut, dinilai setara dengan lebih dari 2 juta pon atau 0,9 juta kg batu bara yang dibakar dalam satu jam. “Apa yang diamati oleh satelit kami, menunjukkan emisi signifikan dari salah satu dari empat kebocoran di jalur pipa Nord Stream 2,” kata Stephane Germain, pendiri dan CEO GHGSat dikutip SINDOnews dari laman Space.com, Jumat (7/10/2022).

Satelit Sentinel-5P Eropa, bagian dari konstelasi Copernicus pemantau Bumi, juga menilai dampak kebocoran gas metana itu. Badan Antariksa Eropa, yang mengembangkan satelit Copernicus untuk Uni Eropa, mengatakan bahwa emisi dari kebocoran itu tidak signifikan.

Baca juga; Mengenal Pipa Nord Stream 1, Saluran Utama Gas Rusia ke Eropa

Jika dibandingkan dengan emisi tahunan industri minyak dan gas global, yang setara dengan 80 juta metrik ton, maka kebocoran gas metana Rusia diibaratkan hanya setetes air di lautan. “(The Nord Stream) kira-kira setara dengan satu setengah hari emisi metana global," kata ESA.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!