Apakah Indonesia Punya Rudal Balistik? Ini Faktanya

Jum'at, 23 September 2022 - 21:28 WIB
Pada bulan September 1992, Indonesia dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk membeli rudal balistik dari Rusia dan rudal SCUD sebagai alternatif lain. Namun, tidak ada laporan terkait transfer SCUD atau rudal balistik lainnya ke Indonesia.



Dikutip dari laman Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (lapan.go.id) disebutkan bahwa ilmuwan Indonesia telah mampu mengembangkan roket secara mandiri. Bagi Indonesia, roket bukanlah teknologi baru.

Baca juga; Ini Perbandingan Rudal Balistik Sarmat Rusia dengan Minuteman III AS

Riset dan pengembangan teknologi persenjataan ini berawal saat presiden pertama Indonesia, Soekarno, membeli rudal dari Uni Soviet (Rusia) pada era 1960-an. Saat itu, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara ( TNI AU) bersama ITB (Institut Teknologi Bandung) mengembangkan berbagai jenis roket, di antaranya bernama roket Kartika 1 dan roket Kartika 2.

Sayangnya, karena faktor politik dan jatuhnya pemerintahan Soekarno, teknologi persenjataan militer ini berhenti dikembangkan. Seiring kebutuhan perlengkapan alat utama sistem senjata (Alutsista) TNI, teknologi roket kembali dikembangkan oleh Pusat Teknologi Roket, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!