Beijing Percepat Adopsi Metaverse dalam Rencana Pengembangan Kota

Kamis, 25 Agustus 2022 - 10:06 WIB
Pengumuman itu juga menyoroti rencana Beijing untuk menjaga kekayaan intelektual metaverse untuk meningkatkan ekosistem industri. Di bawah pemantauan, beberapa kabupaten akan diminta menawarkan dukungan keuangan dan sumber daya manusia untuk membangun realitas virtual.

Metaverse adalah istilah teknologi yang berasal dari novel cyberpunk tahun 1992 Snow Crash oleh penulis fiksi ilmiah Neal Stephenson. Istilah ini menggambarkan dunia virtual yang mencakup segalanya di mana orang dapat bermain, bersosialisasi, dan berinteraksi satu sama lain dengan menggunakan avatar.

Selama beberapa bulan terakhir, dua kota besar di China telah mengumumkan rencana aksi multi-tahun dengan Metaverse dan NFT sebagai fokus. Sebelum Beijing, Shanghai juga memasukkan Metaverse dalam rencana pengembangan lima tahun, di mana pemerintah kota Shanghai berjanji untuk mengembangkan industri metaverse 350 miliar yuan atau sekitar USD51 miliar pada akhir 2025.

Baca juga; Wamendag: Metaverse Dorong Peningkatan Kinerja Perdagangan Digital

Meningkatnya minat Beijing terhadap teknologi Web3 terkemuka dapat mengarah pada adopsi yang lebih luas di negara tersebut. Sebelumnya, Biro Ekonomi dan Teknologi Informasi Kota Beijing menerbitkan dokumen yang menyoroti rencana pengembangan industri manusia virtual senilai 50 miliar yuan atau USD7,5 miliar dalam tiga tahun ke depan dengan memanfaatkan teknologi Web3.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!