Bikin Merinding, Ini yang Terjadi Jika Pecah Perang Nuklir AS dan Rusia
Sabtu, 20 Agustus 2022 - 07:25 WIB
Menurut laporan terbaru Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm, dari sekitar 12.705 hulu ledak nuklir di dunia, sebagian besar dimiliki Rusia dan AS. Rusia memiliki 5.977 hulu ledak nuklir dan Amerika Serikat memiliki 5.428 hulu ledak nuklir.
Negara dengan hulu ledak nuklir terbanyak ketiga adalah China, dengan 350 hulu ledak nuklir. India dan Pakistan masing-masing memiliki 160 dan 165 hulu ledak nuklir.
Para peneliti mengkhawatirkan dampak yang paling mematikan dan menakutkan, bahkan dari perang nuklir skala kecil, yang disebut dengan "musim dingin nuklir". Dalam skenario kiamat ini, debu dan asap radioaktif akan menghalangi sebagian besar cahaya matahari.
Baca juga; Ini Perbandingan Rudal Balistik Sarmat Rusia dengan Minuteman III AS
Dengan turunnya suhu, banyak tanaman dunia akan mati, menciptakan kelaparan global dan memusnahkan miliaran orang. Para peneliti menemukan bahwa dalam skenario terburuk perang nuklir antara AS dan Rusia, suhu di permukaan bumi akan turun sebanyak 16 derajat Celcius atau lebih dari tiga kali perbedaan suhu antara sekarang dan saat ini (seperti zaman es terakhir) dan 5 miliar orang akan binasa.
Negara dengan hulu ledak nuklir terbanyak ketiga adalah China, dengan 350 hulu ledak nuklir. India dan Pakistan masing-masing memiliki 160 dan 165 hulu ledak nuklir.
Para peneliti mengkhawatirkan dampak yang paling mematikan dan menakutkan, bahkan dari perang nuklir skala kecil, yang disebut dengan "musim dingin nuklir". Dalam skenario kiamat ini, debu dan asap radioaktif akan menghalangi sebagian besar cahaya matahari.
Baca juga; Ini Perbandingan Rudal Balistik Sarmat Rusia dengan Minuteman III AS
Dengan turunnya suhu, banyak tanaman dunia akan mati, menciptakan kelaparan global dan memusnahkan miliaran orang. Para peneliti menemukan bahwa dalam skenario terburuk perang nuklir antara AS dan Rusia, suhu di permukaan bumi akan turun sebanyak 16 derajat Celcius atau lebih dari tiga kali perbedaan suhu antara sekarang dan saat ini (seperti zaman es terakhir) dan 5 miliar orang akan binasa.
Lihat Juga :