Senjata Laser Anti-Satelit Rusia Terendus, Pertempuran di Ruang Angkasa Bakal Makin Sengit

Sabtu, 09 Juli 2022 - 11:45 WIB
Dikutip SINDOnews dari laman Space.com, Sabtu (9/7/2022), penyelidikan baru menunjukkan, meskipun telah direncanakan bertahun-tahun sebelumnya, Kalina baru-baru ini sedang dibangun di kompleks pengawasan ruang angkasa yang dioperasikan Kementerian Pertahanan Rusia. Fasilitas ini menampung lidar (deteksi dan jangkauan cahaya) dan sistem radar yang dirancang untuk membantu mengidentifikasi target untuk teleskop luar angkasa.

Dokumen paten dan pengadaan Rusia mengungkapkan bahwa fasilitas laser Kalina memiliki sistem pelacakan terpisah dengan optik adaptif untuk membantunya mengurangi gangguan atmosfer dengan lebih baik. Sistem laser ini memiliki sistem pemancar-penerima untuk mengukur sinar laser yang dipantulkan kembali dari targetnya agar dapat membidik secara langsung ke sistem optik pada objek targetnya dengan lebih baik.

Konstruksi laser ini mengikuti tren yang berkembang dalam hal aktivitas anti-satelit. Bahkan Jenderal David D. Thompson, wakil kepala operasi luar angkasa untuk Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat, mengatakan kepada The Washington Post pada tahun 2021, bahwa perang bayangan di luar angkasa sudah berlangsung.

Baca juga; Zadira Senjata Laser Rusia yang Bisa Merusak Sistem GPS Lawan

Elon Musk menulis pada Mei 2022 bahwa Rusia telah meningkatkan serangan untuk bikin macet dan mengganggu sinyal dari satelit internet Starlink SpaceX. Aksi itu menyusul SpaceX baru-baru ini mengirim banyak terminal Starlink ke Ukraina untuk membangun kembali jaringan komunikasi dan menyediakan layanan internet darurat di negara itu, yang diserbu Rusia pada Februari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!