Diembargo NATO dan AS, Rusia Tetap Bantu ISS Kirim Misi Kargo Robotik
Sabtu, 04 Juni 2022 - 13:32 WIB
Baca juga; Roscosmos Kirim Ribuan Kilogram Logistik ke ISS untuk Kosmonot Rusia
Rusia tetap menjadi mitra dalam program Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) meskipun terlibat perang dengan Ukraina. Kepala Badan Antarika Rusia (Roscosmos) Dmitry Rogozin telah berulang kali mengancam untuk meninggalkan program kerja sam di ISS, yang merupakan kolaborasi dari lima badan antariksa yang berbeda dan 15 negara.
Hal itu ditunjukkan pada akhir Maret, hanya beberapa minggu setelah serangan Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022, Roscosmos membawa kembali astronot NASA Mark Vande Hei ke Bumi sesuai jadwal yang disepakati dengan pesawat ruang angkasa Soyuz. Pendaratan itu mengikuti peluncuran tiga kosmonot ke stasiun sebagai bagian dari misi Ekspedisi 66 dan 67.
Rusia tetap menjadi mitra dalam program Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) meskipun terlibat perang dengan Ukraina. Kepala Badan Antarika Rusia (Roscosmos) Dmitry Rogozin telah berulang kali mengancam untuk meninggalkan program kerja sam di ISS, yang merupakan kolaborasi dari lima badan antariksa yang berbeda dan 15 negara.
Hal itu ditunjukkan pada akhir Maret, hanya beberapa minggu setelah serangan Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022, Roscosmos membawa kembali astronot NASA Mark Vande Hei ke Bumi sesuai jadwal yang disepakati dengan pesawat ruang angkasa Soyuz. Pendaratan itu mengikuti peluncuran tiga kosmonot ke stasiun sebagai bagian dari misi Ekspedisi 66 dan 67.
(wib)
Lihat Juga :