Mengenal Cara Kerja Penangkal Rudal Israel Iron Dome

Minggu, 10 April 2022 - 22:25 WIB
Sedangkan cara kerja sistem pertahanan Israel ini, mampu mendeteksi, menilai, dan mencegat berbagai target jarak pendek seperti roket, artileri, dan mortir. Iron Dome juga efektif di siang atau malam dan dalam semua kondisi cuaca termasuk awan rendah, hujan, badai debu dan kabut.

Canggihnya lagi, fitur peluncur multi-misi yang dimilki Iron Dome adalah yang pertama dari jenisnya dengan rancangan untuk menembakkan berbagai rudal pencegat.



Iron dome mampu mendeteksi C-RAM (Counter-Rocket Artilery and Mortar), Cruise Missiles, Precise Guided Missiles (PGM), UAV atau drone, Air Breathing Threats (ABTs), dan salvo padat.

Sistem pertahanan Israel ini terdiri dari tiga bagian utama. Radar canggih yang mendeteksi ancaman yang masuk. Sistem kontrol yang dikembangkan oleh perusahaan Israel mPrest yang mengambil informasi dari radar, langsung menganalisisnya dan menghitung langkah selanjutnya.

BACA JUGA : Ilmuwan Temukan Jawaban Kenapa Kecoa Lebih Kuat dari Dinosaurus

Dan unit penembakan bergerak, yang masing-masing berisi 20 roket Tamir yang mencegat roket yang masuk. Israel menggunakan beberapa baterai yang masing-masing mencakup wilayah sekitar 155 kilometer persegi dan harganya mencapai USD10 juta per unit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!