Pertama Kali dalam 22 Tahun, Peluncuran Roket Soyuz Membawa Kru Semua dari Rusia

Sabtu, 19 Maret 2022 - 07:31 WIB
Peluncuran ke luar angkasa ini dilakukan saat perang Rusia Ukraina dan memburuknya hubungan Roscosmos dan NASA. Tetap berjalannya misi ini mengindikasikan hasil dari negosiasi yang lebih lama antara NASA dan Roscosmos.

Kerja sama ini memberikan kesempatan bagi Rusia menempatkan kosmonotnya di Stasiun Luar Angkasa Internasional. Sebaliknya, AS dapat menggunakan pesawat luar angkasa Soyuz untuk membawa kembali astronotnya ke Bumi.

"Kami masih berencana untuk melakukan pertukaran kru," kata Joel Montalbano, manajer NASA untuk program Stasiun Luar Angkasa Internasional, dalam konferensi pers, Senin 14 Maret 2022 dikutip SINDOnews dari laman Space.com.

Baca juga; Hubungan Rusia dan AS Memburuk, China Buka Kemitraan di Stasiun Luar Angkasa Tiangong

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!