Jangan Ikut Latah, Kenali Dulu Risiko Membeli Koin dan Token Kripto

Sabtu, 19 Februari 2022 - 18:28 WIB
Pada 2021, fluktuasi harga Bitcoin sangat tinggi. Pada Januari 2021 harga Bitcoin mencapai USD40.000, disusul naik pada 12 April jadi USD63.000. Lalu, pada Juli 2021 turun lagi jadi USD 29.800. Pada November 2021 menjadi USD69.000, dan Desember 2021 turun lagi ke angka USD49.000.

”Ini kita bicara mata uang kripto nomor 1, Bitcoin. Jadi, jika mata uang kripto terbaik saja fluktuasinya seperti ini, maka banyak mata uang kripto lain yang bisa naik tinggi, lalu turun drastis dan tidak naik lagi,” katanya.

2. Tidak Ada Kontrol

Menurut Alfons, tidak ada regulator/lembaga yang mengontrol aset kripto karena bergantung pada Blockchain yang terdesentralisasi.

3. Transaksi Tidak Bisa Dibatalkan

Sifat transaksi di aset kripto tidak dapat dibatalkan. ”Sekali tercatat tetap tercatat. Sekalipun transaksi tersebut terjadi karena aksi kriminal,” ujarnya.

4. Rumit dan mengandalkan teknologi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!