Paradoks Kripto Indonesia: Jadi Raja Adopsi Dunia, tapi Anak Bawang Soal Skill

Kamis, 12 Juni 2025 - 08:04 WIB
loading...
Paradoks Kripto Indonesia:...
Adopsi kripto di Indonesia terbilang sangat tinggi. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Sebuah data mengejutkan menelanjangi sebuah ironi besar dalam lanskap digital Indonesia. Di satu sisi, "demam" kripto di tanah air meledak hingga mencatatkan 14,16 juta investor dengan nilai transaksi Rp35,61 triliun hanya dalam sebulan.

Angka ini bahkan menempatkan Indonesia di peringkat ketiga dunia dalam hal adopsi kripto, mengalahkan raksasa seperti Amerika Serikat.

Namun, di sisi lain, sebuah laporan global dari Coursera seolah menampar keras realita: dalam hal penguasaan keterampilan teknologi dan data science yang menjadi fondasi industri ini, Indonesia terlempar ke peringkat 47 dunia.

Ini adalah sebuah paradoks yang mengkhawatirkan: Indonesia menjadi bangsa pengguna, bangsa konsumen, tapi belum menjadi bangsa pencipta. Masyarakat jago membeli dan menjual, tapi masih tertinggal dalam memahami dan membangun teknologinya.

Pesta di Pasar Ritel, tapi Pondasi Rapuh?

Laporan The 2024 Geography of Crypto Report dari Chainalysis memang menempatkan Indonesia di posisi terhormat. Aktivitas investor ritel kita di sektor Keuangan Terdesentralisasi (DeFi) sangat tinggi. Namun, kegairahan ini kontras dengan rapor merah dari sisi sumber daya manusia.

Robby, Chief Compliance Officer (CCO) Reku sekaligus Ketua Umum ASPAKRINDO-ABI, mengakui bahwa kenaikan jumlah investor ini adalah sinyal positif. Namun, ia juga secara implisit menyuarakan kegelisahan yang sama. Ia menegaskan bahwa Indonesia masih perlu meningkatkan inovasi di industri blockchain dan Web3.

"Saat ini, aset kripto di Indonesia bukan lagi dianggap sebagai komoditas, namun sebuah instrumen investasi. Hal ini tentunya membuka prospek pengembangan inovasi yang lebih variatif," jelas Robby. Pernyataannya ini adalah sebuah desakan halus bahwa industri saat ini masih terlalu fokus pada jual-beli, dan belum banyak melahirkan inovasi produk yang lebih kompleks.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Platform Crypto Terbaik...
5 Platform Crypto Terbaik 2026
7 Platform Crypto Futures...
7 Platform Crypto Futures Indonesia, Aman dan Resmi di 2026
Token Lokal Rasa Global:...
Token Lokal Rasa Global: Masuk Indodax hingga Bitrue, Palapa Kini Bidik Integrasi Hotel dan Gim
5 Aplikasi Crypto Terbaik...
5 Aplikasi Crypto Terbaik di Indonesia untuk Investasi Aman dan Mudah
5 Aplikasi Trading Deposit...
5 Aplikasi Trading Deposit Kecil Cocok untuk Pemula
5 Aplikasi Crypto Futures...
5 Aplikasi Crypto Futures Paling Aman untuk Trading
Polda Jateng Gandeng...
Polda Jateng Gandeng FBI Bongkar Sindikat Penipuan Kripto Lintas Negara Beromzet Rp41,1 Miliar
EORMC Merilis Strategi...
EORMC Merilis Strategi Keuangan Hijau, Berkomitmen Pembangunan Berkelanjutan
Kapitalisasi Tokenisasi...
Kapitalisasi Tokenisasi Aset Tembus USD32,18 Miliar, PINTU Tambah 48 Pilihan Aset
Rekomendasi
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
Rekomendasi Microdrama...
Rekomendasi Microdrama V+Short Bertema Perselingkuhan, Konfliknya Bikin Emosi!
Berita Terkini
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Fokus Penataan Portofolio,...
Fokus Penataan Portofolio, TelkomMetra Gandeng Fullerton Health untuk Ekspansi AdMedika Group
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Infografis
10 Paspor Terkuat di...
10 Paspor Terkuat di Dunia pada 2026, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved