Diyanet Turki Sebut Ibadah Haji Virtual di Metaverse Tidak Sah
Selasa, 08 Februari 2022 - 11:03 WIB
Perdebatan
Perdebatan soal sah atau tidaknya kunjungan ke Mekah bermunculan setelah pemerintah Arab Saudi merilis ”Virtual Black Stone Initiative” pada Desember silam.
"Inisiatif Hajar Aswad" tersebut memungkinkan umat Islam dari seluruh dunia untuk melihat batu Hajar Aswad di Kabah yang berada di pusat Masjidil Haram itu.
Faktanya, memang menjadi tuan rumah haji adalah masalah prestis bagi Arab Saudi. Adapun larangan dan pembatasan jemaah haji asing di tengah pandemi Covid-19 telah menyebabkan kekecewaan mendalam di kalangan umat Islam di seluruh dunia.
Karena itu, otoritas Saudi berupaya menemukan cara-cara baru. Otoritas Saudi sendiri tidak pernah menyebut bahwa kunjungan ke Kabah lewat virtual reality di Metaverse adalah ibadah haji yang sah.
Perdebatan soal sah atau tidaknya kunjungan ke Mekah bermunculan setelah pemerintah Arab Saudi merilis ”Virtual Black Stone Initiative” pada Desember silam.
"Inisiatif Hajar Aswad" tersebut memungkinkan umat Islam dari seluruh dunia untuk melihat batu Hajar Aswad di Kabah yang berada di pusat Masjidil Haram itu.
Faktanya, memang menjadi tuan rumah haji adalah masalah prestis bagi Arab Saudi. Adapun larangan dan pembatasan jemaah haji asing di tengah pandemi Covid-19 telah menyebabkan kekecewaan mendalam di kalangan umat Islam di seluruh dunia.
Karena itu, otoritas Saudi berupaya menemukan cara-cara baru. Otoritas Saudi sendiri tidak pernah menyebut bahwa kunjungan ke Kabah lewat virtual reality di Metaverse adalah ibadah haji yang sah.
Lihat Juga :