Rusia Diam-Diam Luncurkan Satelit Intelijen Militer Terbaru, Gunakan Roket Tercanggih Soyuz 2.1a
Minggu, 06 Februari 2022 - 14:03 WIB
Dugaan peluncuran Soyuz 2.1a membawa satelit intelijen, karena peluncuran dilakukan di situs peluncuran Plesetsk posisi lintangnya yang tinggi, sangat cocok untuk peluncuran ke orbit dengan kemiringan tinggi yang sering dikaitkan dengan satelit pengintai atau satelit mata-mata. Neitron akan bergabung di orbit oleh satelit sejenis di masa depan, kemungkinan bernama Tekhnolog.
Neitron diproduksi oleh NPO Mashinostroyeniya, biro desain Rusia yang juga telah mengembangkan serangkaian satelit pencitraan Bumi bernama Kondor. Satelit kecil ini beroperasi di orbit Bumi yang rendah dan dapat membawa muatan pencitraan optik atau radar.
Peluncuran tersebut dioperasikan oleh Vozdushno-Kosmicheskiye Sily (VKS) – Angkatan Udara Rusia – dan menggunakan roket Soyuz 2.1a. Kendaraan luar angkasa Soyuz 2.1a mampu mengangkat lebih dari 7.000 kilogram muatan ke orbit rendah Bumi.
Baca juga; Incar Teknologi Roket Ariane 6, Rusia Tempatkan Ilmuwan di Jerman Sebagai Spionase
Neitron diproduksi oleh NPO Mashinostroyeniya, biro desain Rusia yang juga telah mengembangkan serangkaian satelit pencitraan Bumi bernama Kondor. Satelit kecil ini beroperasi di orbit Bumi yang rendah dan dapat membawa muatan pencitraan optik atau radar.
Peluncuran tersebut dioperasikan oleh Vozdushno-Kosmicheskiye Sily (VKS) – Angkatan Udara Rusia – dan menggunakan roket Soyuz 2.1a. Kendaraan luar angkasa Soyuz 2.1a mampu mengangkat lebih dari 7.000 kilogram muatan ke orbit rendah Bumi.
Baca juga; Incar Teknologi Roket Ariane 6, Rusia Tempatkan Ilmuwan di Jerman Sebagai Spionase
Lihat Juga :