Lelaki Lebih Rentan Jadi Korban Kejahatan Siber Berkedok Seks

Selasa, 01 Februari 2022 - 18:54 WIB
"Ini menunjukkan bahwa pria lebih cenderung menghabiskan lebih banyak waktu melakukan aktivitas online daripada wanita selama pandemi," kata rekan penulis studi dari Florida International University, Asia Eaton.

Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa kaum muda, kulit hitam, dan wanita asli Amerika serta lesbian, gay, biseksual, transgender (LGBT) juga berisiko tinggi menjadi korban kejahatan dunia maya yang disebut sextortion.

Pemerasan adalah suatu bentuk pemerasan, di mana pemeras mengancam untuk memposting gambar atau video porno dan pribadi jika tuntutannya tidak dipenuhi.

Sementara itu, peneliti menanyakan kepada 2.006 responden apakah mereka pernah menjadi korban kejahatan sextortion yang didefinisikan sebagai tindakan mengancam untuk mengekspos gambar telanjan g atau pornografi dengan imbalan pembayaran
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!