China Kembangkan Satelit yang Mampu Menarik Satelit Lain ke Luar Orbit, Ini Cara yang Dipakai

Senin, 31 Januari 2022 - 10:52 WIB
Dikutip SINDOnews dari laman The War Zone, satelit Shijian-21 atau SJ-21, diluncurkan pada Oktober 2021 di atas roket Long March-3B. Satelit ini secara resmi ditetapkan sebagai satelit On-Orbit Servicing, Assembly, and Manufacturing atau OSAM. Satelit kelas besar ini dirancang dengan kemampuan untuk mendekati dan berinteraksi dengan satelit lain.



Sistem tersebut dapat memungkinkan berbagai aplikasi termasuk memperpanjang umur satelit yang ada, merakit satelit di orbit, atau melakukan pemeliharaan dan perbaikan lainnya. Menurut kantor berita pemerintah China, SJ-21 dirancang untuk “menguji dan memverifikasi teknologi mitigasi puing-puing luar angkasa.”

Manuver SJ-21 baru-baru ini menimbulkan pertanyaan dan kekhawatiran tentang jenis satelit ini dan potensinya untuk penggunaan militer. Todd Harrison, direktur Proyek Aerospace CSIS, mengatakan kepada Breaking Defense bahwa manuver SJ-21 menghadirkan “lebih banyak pertanyaan daripada jawaban.”

Baca juga; Stasiun Luar Angkasa Internasional Nyaris Ditabrak Puing-Puing Satelit China

Ini bukan pertama kalinya SJ-21 menjadi berita utama dengan perilakunya yang dipertanyakan. Pada November 2021, hanya sebulan setelah peluncurannya, sebuah objek tak dikenal terlihat mengorbit bersama SJ-21.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!