Bongkahan Roket Angara A-5 Rusia Jatuh di Laut Polinesia
Kamis, 06 Januari 2022 - 11:52 WIB
Menurut Anatoly Zak dari RussianSpaceWeb.com, saat jatuh kembali ke Bumi berat Roket Angara A-5 sekitar 3,5 ton (3,2 metrik ton), karena bahan bakarnya sudah digunakan saat peluncuran. Setelah peluncuran dan mencapai orbit di luar Bumi, roket bagian atas gagal mencapai geostasioner yang jauh lebih tinggi akibat kegagalan mesin.
Menurut McDowell sebagian besar badan roket hampir pasti terbakar di atmosfer Bumi saat terjatuh. Jadi jangan berharap menemukan potongan utuh yang besar atau kawah raksasa yang berasap tempat bekas jatuhnya roket.
“Kerusakan apa pun dari puing-puing yang selamat akan kecil (mungkin merusak atap beberapa rumah kecil, tetapi itu tidak akan memusnahkan umat manusia)," tulis McDowell melalui Twitter pada Selasa (4 Januari 2022).
Rusia sebelumnya sukses meluncurkan Roket Angara A-5 pada Desember 2014 dan Desember 2020. Kedua roket kelas berat ini berhasil mengirimkan muatan dummy ke orbit yang diinginkan. (Baca juga; Rusia Luncurkan Roket Terbesar Angara A-5, Kirim Satelit Militer Seberat 761 Ton )
Menurut McDowell sebagian besar badan roket hampir pasti terbakar di atmosfer Bumi saat terjatuh. Jadi jangan berharap menemukan potongan utuh yang besar atau kawah raksasa yang berasap tempat bekas jatuhnya roket.
“Kerusakan apa pun dari puing-puing yang selamat akan kecil (mungkin merusak atap beberapa rumah kecil, tetapi itu tidak akan memusnahkan umat manusia)," tulis McDowell melalui Twitter pada Selasa (4 Januari 2022).
Rusia sebelumnya sukses meluncurkan Roket Angara A-5 pada Desember 2014 dan Desember 2020. Kedua roket kelas berat ini berhasil mengirimkan muatan dummy ke orbit yang diinginkan. (Baca juga; Rusia Luncurkan Roket Terbesar Angara A-5, Kirim Satelit Militer Seberat 761 Ton )
(wib)
Lihat Juga :