Satelit Pemburu Asteroid Pengancam Bumi Akan Diluncurkan 2026
Jum'at, 26 November 2021 - 11:02 WIB
NEO Surveyor akan meluncurkan ke Bumi-matahari Lagrange Point-1, tempat yang stabil secara gravitasi di ruang angkasa sekitar 930.000 mil (1,5 juta km) dari Bumi. Kemudian surveyor itu akan menggunakan teleskop selebar 50 cm untuk berburu NEO yang berpotensi berbahaya dalam cahaya inframerah.
"Dengan mencari NEO yang lebih dekat ke arah matahari, NEO Surveyor akan membantu para astronom menemukan bahaya benturan yang bisa mendekati Bumi dari langit siang hari," kata peneliti utama NEO Surveyor Amy Mainzer, yang berbasis di University of Arizona, dalam pernyataan yang sama.
NEO Surveyor juga akan secara signifikan meningkatkan kemampuan NASA untuk menentukan ukuran dan karakteristik spesifik dari NEO yang baru ditemukan dengan menggunakan cahaya inframerah. "Ini akan melengkapi pengamatan yang sedang berlangsung yang dilakukan oleh observatorium dan radar berbasis darat," kata Mainzer.
NEO Surveyor memiliki sejarah perkembangan yang panjang. Ini didasarkan pada misi Near-Earth Object Camera (NEOCam), yang diajukan ke NASA beberapa kali sebagai misi ilmu planet selama 15 tahun terakhir tetapi tidak pernah dipilih.
BACA JUGA: Apple Siapkan iPhone Berbahan Full Kaca
"Dengan mencari NEO yang lebih dekat ke arah matahari, NEO Surveyor akan membantu para astronom menemukan bahaya benturan yang bisa mendekati Bumi dari langit siang hari," kata peneliti utama NEO Surveyor Amy Mainzer, yang berbasis di University of Arizona, dalam pernyataan yang sama.
NEO Surveyor juga akan secara signifikan meningkatkan kemampuan NASA untuk menentukan ukuran dan karakteristik spesifik dari NEO yang baru ditemukan dengan menggunakan cahaya inframerah. "Ini akan melengkapi pengamatan yang sedang berlangsung yang dilakukan oleh observatorium dan radar berbasis darat," kata Mainzer.
NEO Surveyor memiliki sejarah perkembangan yang panjang. Ini didasarkan pada misi Near-Earth Object Camera (NEOCam), yang diajukan ke NASA beberapa kali sebagai misi ilmu planet selama 15 tahun terakhir tetapi tidak pernah dipilih.
BACA JUGA: Apple Siapkan iPhone Berbahan Full Kaca
Lihat Juga :