Membentuk Sistem Hybrid Working pada 2022 dan Seterusnya

Kamis, 25 November 2021 - 11:19 WIB
Kegiatan Work From Home (WFH) dimasa pandemi. FOTO/ IST
JAKARTA - Poly memprediksi pola kerja hibrida masih akan menjadi tren pada tahun 2022 mendatang. Kombinasi metode kerja dari kantor dan luar kantor atau rumah ini masih akan diterapkan berbagai perusahaan di seluruh dunia selama pandemi belum usai.

“Hybrid work ini kini menjadi sebuah kenormalan baru. Sistem kerja hybrid ini juga menjadi sistem kerja yang diminati di kawasan Asia Tenggara selain bekerja dimana saja dan bekerja remote secara full-time,” ujar Managing Director Poly for Asian and Korea Samir Sayed dalam keterangan persnya di Kamis (25/6/20210).



BACA JUGA - Apple Minta Karyawan Kembali Kerja di Kantor Februari 2022

Namun Sayed juga mengungkap bahwa penerapan metode kerja ini memunculkan berbagai pertimbangan dan tantangan yang belum pernah dihadapi oleh pemimpin perusahaan selama ini. Karena itu, Poly menegaskan penting bagi perusahaan untuk memiliki pemahaman baik soal persona tempat kerja.

Poly menekankan bahwa pentingnya tempat kerja mengingat faktor ini mewakili informasi penting dari haya kerja tiap pegawai di perusahaan, dan menjadi faktor yang perlu ditindaklanjuti oleh masing-masing perusahaan.

Penentuan persona pegawai, lanjut Sayed, akan memungkinkan pemimpin untuk membuat perencanaan tepat bagi masing-masing pegawai dalam melakukan pekerjaannya, dan dapat ditunjukan salah satunya dengan menyesuaikan perangkat dan teknologi untuk masing-masing gaya kerja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!