Dianggap Berbahaya, Negara Bagian AS Cari Celah untuk Menutup Instagram

Sabtu, 20 November 2021 - 11:02 WIB
"Platform media sosial ini sangat berbahaya dan telah terbukti menyebabkan kerusakan fisik dan mental pada orang muda," tambah Jaksa Agung New York Letitia James.

Seorang juru bicara Meta menolak tuduhan konsorsium. "Tuduhan ini salah dan menunjukkan kesalahpahaman yang mendalam tentang fakta," kata seorang juru bicara dalam sebuah pernyataan.

BACA JUGA: Penjelajah Mars NASA Kumpulkan Sampel Batuan Hijau Sarat Mineral

Dugaan pelanggaran yang dilakukan Meta muncul setelah serangkaian laporan eksplosif berdasarkan dokumen yang dibocorkan oleh mantan karyawan Facebook Frances Haugen.

Dalam kesaksiannya kepada anggota parlemen di AS, Haugen mengatakan bahwa perusahaan dengan sengaja mendorong platformnya ke anak-anak meskipun mengetahui bahwa itu dapat menyebabkan masalah kesehatan.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!