Kedekatan dan Interaksi Positif, Kunci Hubungan Suami Istri Tetap Langgeng

Kamis, 18 November 2021 - 12:09 WIB
"Langkah pertama kami adalah melihat apakah detak jantung dan kedekatan berkorelasi dari waktu ke waktu. Kami melihat detak jantung suami dengan kedekatan, detak jantung istri dengan kedekatan, dan dua detak jantung satu sama lain," kata Brian Ogolsky, Profesor Departemen Pengembangan Manusia dan Studi Keluarga di University of Illinois dikutip dari laman sciencedaily, Kamis (18/11/2021).

Dari hasil pengamatan ini, para peneliti menemukan bahwa ketika pasangan berdekatan satu sama lain, detak jantung mereka disinkronkan dalam pola interaksi yang kompleks. Ini menunjukkan bahwa pasangan yang berdekatan memiliki getaran irama yang sama dipengaruhi detak jantung.

"Kami mencari cara yang lebih objektif untuk mengukur dinamika hubungan. Ini menunjukkan bahwa keberadaan orang lain di sekitar kita memiliki manfaat psikologis. Jadi, kedekatan fisik merupakan kandidat yang kuat (untuk hubungan yang langgeng)," kata Ogolsky.

Namun, Ogolsky mengingatkan, kedekatan dengan orang lain tidak selalu bermanfaat, itu bergantung pada sifat interaksi yang terjalin. Kedekatan dalam konteks konflik sangat berbeda dengan kedekatan dalam konteks interaksi cinta.

“Artinya, ketika pasangan dekat, pola detak jantung mereka berubah menunjukkan interaksi secara kolektif dalam pola yang sinkron. Namun, perubahan detak jantung bisa positif atau negatif,” ujar Ogolsky. (Baca juga; Ilmuwan AS Sebut Ukuran Otak Manusia Menyusut, Pertanda Apa? )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!