LinkAja Kalah Cepat Sinergikan PeduliLindungi Dibanding Aplikasi Non BUMN
Selasa, 12 Oktober 2021 - 23:00 WIB
Layanan PeduliLindungi baru akan segera di akses di LinkAja dalam waktu dekat. Foto: dok LinkAja
JAKARTA - Mengklaim sebagai e-wallet nasional sinergi BUMN, ternyata LinkAja kalah cepat dalam mensinergikan layanan PeduliLindungi di platform mereka dibandingkan sejumlah startup lainnya.
Seperti diketahui, pemerintah mengumumkan bahwa akan ada 9 aplikasi yang akan terintegrasi dengan PeduliLindungi mulai Oktober 2021. Antara lain Gojek, Grab, Tokopedia, Traveloka, Tiket, Dana, Cinema XXI, LinkAja, dan Jaki.
BACA JUGA: Unboxing OPPO A16 4/64, Mutiara Biru yang Cantik
Aplikasi seperti Tokopedia, Gojek, dan Tiket sudah terlebih dulu mengintegrasikan layanan PeduliLindungi di aplikasi mereka. Bahkan, Shopee pun sudah lebih dulu memberikan akses kepada PeduliLindungi.
Ternyata, LinkAja baru akan mengintegrasikan aplikasi PeduliLindungi ke layanan mereka. Mereka hanya menyebut bahwa layanan PeduliLindungi akan terintegrasi dalam waktu dekat, tanpa menyebut waktu pasti.
”Kami berharap bisa mempermudah 75 juta pengguna yang terdaftar di LinkAja untuk melakukan check in di tempat publik seperti mall, perkantoran serta sarana transportasi umum,” jelas Direktur Utama LinkAja Haryati Lawidjaja dalam keterangan resminya.
Seperti diketahui, pemerintah mengumumkan bahwa akan ada 9 aplikasi yang akan terintegrasi dengan PeduliLindungi mulai Oktober 2021. Antara lain Gojek, Grab, Tokopedia, Traveloka, Tiket, Dana, Cinema XXI, LinkAja, dan Jaki.
BACA JUGA: Unboxing OPPO A16 4/64, Mutiara Biru yang Cantik
Aplikasi seperti Tokopedia, Gojek, dan Tiket sudah terlebih dulu mengintegrasikan layanan PeduliLindungi di aplikasi mereka. Bahkan, Shopee pun sudah lebih dulu memberikan akses kepada PeduliLindungi.
Ternyata, LinkAja baru akan mengintegrasikan aplikasi PeduliLindungi ke layanan mereka. Mereka hanya menyebut bahwa layanan PeduliLindungi akan terintegrasi dalam waktu dekat, tanpa menyebut waktu pasti.
”Kami berharap bisa mempermudah 75 juta pengguna yang terdaftar di LinkAja untuk melakukan check in di tempat publik seperti mall, perkantoran serta sarana transportasi umum,” jelas Direktur Utama LinkAja Haryati Lawidjaja dalam keterangan resminya.
Lihat Juga :