Rahang Prajurit Bizantium Berkawat Emas Bukti Kemajuan Ilmu Kedokteran Kuno
Selasa, 05 Oktober 2021 - 11:01 WIB
BACA: Kota Singa Berusia 1.000 Tahun Muncul dari Dalam Danau di China
Kemungkinan dokter kuno ini mendapatkan keahlian dari tulisan Dokter Yunani Hippocrates yang menulis sebuah risalah yang mencakup cedera rahang sekitar 1.800 tahun sebelum prajurit itu terluka.
Penyebab kerusakan rahang itu masih belum jelas tetapi kemungkinan karena jatuh dari kuda; terkena sabetan senjata musuh; atau hantaman proyektil balistik yang dipicu oleh bubuk hitam, tulis Agelarakis dalam studi baru yang diterbitkan secara online dalam jurnal Mediterranean Archaeology and Archaeometry edisi September.
Prajurit itu meninggal antara usia 35 sampai 40 tahun. Kemungkinan pada tahun 1373, ia mengalami patah rahang yang menghancurkan. "Analisis gigi di rahang bawah prajurit itu mengungkapkan garis zig-zag di sekitar pangkal gigi pria itu," ujar Agelarakis.
Kawatnya sudah lama hilang, tapi Agelarakis menduga kawat tersebut terbuat dari emas karena tidak ada jejak material lain seperti perak atau tembaga.
Kemungkinan dokter kuno ini mendapatkan keahlian dari tulisan Dokter Yunani Hippocrates yang menulis sebuah risalah yang mencakup cedera rahang sekitar 1.800 tahun sebelum prajurit itu terluka.
Penyebab kerusakan rahang itu masih belum jelas tetapi kemungkinan karena jatuh dari kuda; terkena sabetan senjata musuh; atau hantaman proyektil balistik yang dipicu oleh bubuk hitam, tulis Agelarakis dalam studi baru yang diterbitkan secara online dalam jurnal Mediterranean Archaeology and Archaeometry edisi September.
Prajurit itu meninggal antara usia 35 sampai 40 tahun. Kemungkinan pada tahun 1373, ia mengalami patah rahang yang menghancurkan. "Analisis gigi di rahang bawah prajurit itu mengungkapkan garis zig-zag di sekitar pangkal gigi pria itu," ujar Agelarakis.
Kawatnya sudah lama hilang, tapi Agelarakis menduga kawat tersebut terbuat dari emas karena tidak ada jejak material lain seperti perak atau tembaga.
Lihat Juga :