Bagaimana Xiaomi Bisa Jadi Vendor Smartphone No 1 di Indonesia?

Selasa, 10 Agustus 2021 - 14:50 WIB
4. Realme (market share 12 persen), tumbuh 6 persen

5. Vivo (market share 12 persen), turun 28 persen

Nah, sebenarnya, apa yang membuat Xiaomi akhirnya bisa memuncaki pengapalan ponsel terbesar di Indonesia? Ini bisa dilihat dari langkah Xiaomi yang terbilang agresif dan sangat fokus. Tidak hanya dari sisi produk, tapi juga distribusi, branding, serta layanan purna jualnya.

Berikut beberapa alasan dan strategi mengapa Xiaomi akhirnya bisa berada di posisi 1 menurut Sindonews:

Produk Agresif, Tampilan Semakin Cantik

Dalam 1,5 tahun terakhir Xiaomi terlihat sangat agresif di Indonesia dalam merilis produk yang disesuaikan dengan keinginan pengguna ponsel di Indonesia: harga kompetitif, spesifikasi tinggi. Belakangan, kualitas produk mereka juga terus meningkat. Mulai dari kualitas kamera, hingga desainnya yang semakin berkelas.

Acara Launching yang Selalu Heboh

Acara peluncuran produk Xiaomi di kanal YouTube mereka selalu menarik diikuti, terutama momen yang paling ditunggu saat menampilkan harga.

Berani Menyasar Semua Segmen

Mulanya, Xiaomi di Indonesia hanya menyasar segmen entry level dan mid-range saja. Tapi di tangan Alvin, Xiaomi berani menyasar produk flagship bahkan premium seperti Xiaomi Mi 11 Ultra yang dibanderol Rp17 juta. Langkah ini membuat Xiaomi bisa menjangkau segmen yang lebih luas lagi.

Flash Sale Mempertahankan Hype

Strategi Flash Sale sudah menjadi ciri khas Xiaomi sejak awal. Dengan menawarkan harga hanya lebih murah beberapa ratus ribu, Mi Fans sangat menanti jadi yang pertama untuk bisa menggunakan ponsel setelah diluncurkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!