Facebook Dituding Jadi Biang Kerok Kematian karena Covid-19 di AS
Minggu, 18 Juli 2021 - 13:10 WIB
Dilaporkan sebelumnya, Ahli Bedah Umum bernama Vivek Murthy meminta platform untuk menerapkan hukuman yang lebih ketat terhadap akun yang membagikan informasi yang salah.
Berbicara kepada korps pers, ia secara khusus memanggil mesin rekomendasi algoritmik seperti Facebook News Feed karena berkontribusi pada disinformasi.
BACA JUGA: Canggih, WhatsApp Memungkinkan Pengguna Mengirim Pesan Tanpa Ponsel
"Meski telah merancang fitur produk seperti tombol 'Like', yang menghargai kami karena berbagi konten yang bermuatan emosi, bukan konten akurat," katanya.
Murthy menambahkan, algoritme platform seperti Facebook cenderung memberi pengguna lebih banyak misinformasi dari yang diklik. "Algoritme menarik kita lebih dalam dan lebih dalam lagi ke dalam sumur disinformasi," katanya.
Berbicara kepada korps pers, ia secara khusus memanggil mesin rekomendasi algoritmik seperti Facebook News Feed karena berkontribusi pada disinformasi.
BACA JUGA: Canggih, WhatsApp Memungkinkan Pengguna Mengirim Pesan Tanpa Ponsel
"Meski telah merancang fitur produk seperti tombol 'Like', yang menghargai kami karena berbagi konten yang bermuatan emosi, bukan konten akurat," katanya.
Murthy menambahkan, algoritme platform seperti Facebook cenderung memberi pengguna lebih banyak misinformasi dari yang diklik. "Algoritme menarik kita lebih dalam dan lebih dalam lagi ke dalam sumur disinformasi," katanya.
Lihat Juga :