Helikopter Ingenuity NASA Selesaikan Misi Terberat Melintasi Seitah Mars
Kamis, 08 Juli 2021 - 22:03 WIB
Helikopter Ingenuity yang menemani penjelajah Perseverance dalam misi di Planet Merah meneyelesaikan misi terberatnya. . Foto/NASA
JAKARTA - Helikopter Ingenuity yang menemani penjelajah Perseverance dalam misi di Planet Merah menyelesaikan misi terberatnya. Dikonfirmasi NASA, Ingenuity melakukan penerbangan lebih jauh dan lebih tinggi melintasi wilayah Seitah di Mars yang dikenal sebagai medan berat.
Ekspedisi terbaru ini membawa Ingenuity menjauh dari Perseverance dan melintasi wilayah Seitah di Mars. Ini merupakan sebuah area yang ditandai dengan riak pasir yang merupakan medan yang sangat menantang bagi para penjelajah.
BACA: Helikopter Ingenuity NASA akan Coba Penerbangan Paling Menantang di Mars
Kepala pilot dan kepala insinyur untuk Proyek Helikopter Mars di Laboratorium Propulsi Jet NASA, Bob Balaram mengatakan, Perjalanan melewati medan yang tidak bersahabat diharapkan akan menantang algoritma navigasi Ingenuity dengan cara yang baru.
"Algoritma onboard yang memungkinkan Ingenuity menentukan di mana ia berada di sepanjang jalur penerbangan," katanya seperti dikutip CNN, Kamis (8/7/2021).
Tantangan potensial yang didapat Ingenuity di medan tersebut, yakni masalah dalam menemukan lokasi pendaratan, karena kamera Ingenuity mengasumsikan bahwa tanahnya datar.
Ekspedisi terbaru ini membawa Ingenuity menjauh dari Perseverance dan melintasi wilayah Seitah di Mars. Ini merupakan sebuah area yang ditandai dengan riak pasir yang merupakan medan yang sangat menantang bagi para penjelajah.
BACA: Helikopter Ingenuity NASA akan Coba Penerbangan Paling Menantang di Mars
Kepala pilot dan kepala insinyur untuk Proyek Helikopter Mars di Laboratorium Propulsi Jet NASA, Bob Balaram mengatakan, Perjalanan melewati medan yang tidak bersahabat diharapkan akan menantang algoritma navigasi Ingenuity dengan cara yang baru.
"Algoritma onboard yang memungkinkan Ingenuity menentukan di mana ia berada di sepanjang jalur penerbangan," katanya seperti dikutip CNN, Kamis (8/7/2021).
Tantangan potensial yang didapat Ingenuity di medan tersebut, yakni masalah dalam menemukan lokasi pendaratan, karena kamera Ingenuity mengasumsikan bahwa tanahnya datar.
Lihat Juga :