Review Samsung Galaxy M62, Baterai Gede dengan Racikan yang Lezat
Minggu, 13 Juni 2021 - 18:05 WIB
Baterai ini yang jadi daya tarik utama konsumen Galaxy M. Ideal untuk pekerja lapangan. Atau, sesimpel konsumen yang sangat heavy dalam hal konsumsi konten seperti jogging dan bersepeda dengan GPS, binge watching serial Korea, video call, dan lainnya.
Dan dalam pengujian, baterainya memang beneran irit. Sindonews mencoba memainkan PUBG selama 30 menit, baterainya hanya berkurang 5 persen. Klaim Samsung, Galaxy M62 bisa memutar video 1,5 hari (33 jam) nonstop. Juga gaming hingga 19 jam.
Fitur lain yang Sindonews suka adalah bagaimana Galaxy M62 bisa digunakan untuk mengisi daya baterai perangkat lain atau menjadi power bank lewat koneksi Wired Power Share C-to-C Cable.
Performa Exynos 9825
Ngomongin performa, Galaxy M62 menggunakan SOC Octa-Core Exynos 9825 (7 Nm) serta GPU Mali-G76 MP12. Chip setara Snapdragon 855 Plus ini sudah teruji mantap di ponsel flagship Samsung lansiran 2019, yakni Samsung Galaxy Note 10. Jadi, dipastikan untuk bermain game PUBG Mobile, Call of Duty Mobile, hingga Mobile Legend akan lancar. Hasil AnTuTu Exynos 9825 di Galaxy M62 ada di angka 438.000.
Exynos 9825 dikombinasikan dengan RAM 8GB serta memori internal 256GB. Benar-benar rasa flagship. Serunya lagi, saat ngegame pengguna tidak akan takut kehabisan baterai. Ada peace of mind yang tidak di dapat di ponsel lain.
Yang terasa kurang, adalah refresh ratenya. Karena Sindonews sudah terbiasa memakai refresh rate 90 Hz/120 Hz, jadi saat ngegame terasa kurang menggigit.
Selain itu, penempatan speakernya sedikit kurang pas. Karena sering tertutup oleh jari. Jadi, posisi ponsel harus dibalik dulu. Walau, secara kualitas suara sebenarnya cukup kencang dan tebal.
Hanya saja, Samsung tidak memberi speaker ganda. Jadi, jika ingin maksimal gunakan headset di lubang colokan 3,5 mm headphone jack yang di sediakan.
Quad Camera 64 MP
Samsung tidak pelit dengan memberi Galaxy M62 empat kamera sekaligus. Rinciannya, kamera utama 64MP, kamera Ultrawide 12MP, kamera Depth 5MP, dan kamera Macro 5MP.
Dari megapikselnya bisa dilihat bahwa konsumen tidak akan mendapatkan kualitas depth dan macro “abal-abal”.
Fitur khas Samsung Single Take juga dihadirkan. Membuat pengguna bisa menghasilkan beberapa foto dan video sekaligus dengan bermacam mode dengan sekali klik. Yakni hitam putih, vintage, boomerang dan efek visual lainnya.
Kualitas kameranya terbilang cukup baik. Apalagi kamera depan 32MP (f2.2) yang cocok sekali untuk membuat konten TikTok atau lainnya. Sindonews akan mengulas lebih dalam soal kamera di tulisan terpisah.
Layar Super AMOLED
Samsung Galaxy M62 memakai layar 6,7 inci FHD+ Super AMOLED Plus (1080 x 2400 piksel), kecerahan 420 nits, 86.7% screen-to-body ratio, 393 ppi, rasio 20:9, refresh rate 60 Hz, dan Infinity-O Display.
Layar Super AMOLED jelas nyaman sekali untuk bermain game atau menonton video. Tajam, dan kaya warna. Seperti yang Sindonews utarakan sebelumnya, refresh rate 60 Hz membuat pengalaman menikmati Galaxy M62 sedikit kurang maksimal.
Sistem Operasi One UI 3.1
Mungkin banyak yang belum sadar bahwa Galaxy M62 menggunakan sistem operasi One UI 3.1. Adapun Galaxy M51 dan seri M lain memakai One UI Core 3.1. Lho, apa bedanya?
One UI Core adalah versi One UI yang ditujukan untuk ponsel low budget dan mid-range Samsung. Artinya, beberapa fiturnya dipangkas. Memang tidak banyak, sih. Fitur seperti dark mode, gestures, focus mode, digital well-being, dan lainnya tetap ada.
Beberapa fitur yang tidak dimiliki One UI Core antara lain Bixby, Knox dan Secure Folder, Link to Windows, Samsung Pay, dan Easy Mode. Karena itu, bisa dibilang Galaxy M62 yang sudah dibekali NFC ini adalah seri M rasa flagship. Karena fiturnya sangat lengkap.
Dan dalam pengujian, baterainya memang beneran irit. Sindonews mencoba memainkan PUBG selama 30 menit, baterainya hanya berkurang 5 persen. Klaim Samsung, Galaxy M62 bisa memutar video 1,5 hari (33 jam) nonstop. Juga gaming hingga 19 jam.
Fitur lain yang Sindonews suka adalah bagaimana Galaxy M62 bisa digunakan untuk mengisi daya baterai perangkat lain atau menjadi power bank lewat koneksi Wired Power Share C-to-C Cable.
Performa Exynos 9825
Ngomongin performa, Galaxy M62 menggunakan SOC Octa-Core Exynos 9825 (7 Nm) serta GPU Mali-G76 MP12. Chip setara Snapdragon 855 Plus ini sudah teruji mantap di ponsel flagship Samsung lansiran 2019, yakni Samsung Galaxy Note 10. Jadi, dipastikan untuk bermain game PUBG Mobile, Call of Duty Mobile, hingga Mobile Legend akan lancar. Hasil AnTuTu Exynos 9825 di Galaxy M62 ada di angka 438.000.
Exynos 9825 dikombinasikan dengan RAM 8GB serta memori internal 256GB. Benar-benar rasa flagship. Serunya lagi, saat ngegame pengguna tidak akan takut kehabisan baterai. Ada peace of mind yang tidak di dapat di ponsel lain.
Yang terasa kurang, adalah refresh ratenya. Karena Sindonews sudah terbiasa memakai refresh rate 90 Hz/120 Hz, jadi saat ngegame terasa kurang menggigit.
Selain itu, penempatan speakernya sedikit kurang pas. Karena sering tertutup oleh jari. Jadi, posisi ponsel harus dibalik dulu. Walau, secara kualitas suara sebenarnya cukup kencang dan tebal.
Hanya saja, Samsung tidak memberi speaker ganda. Jadi, jika ingin maksimal gunakan headset di lubang colokan 3,5 mm headphone jack yang di sediakan.
Quad Camera 64 MP
Samsung tidak pelit dengan memberi Galaxy M62 empat kamera sekaligus. Rinciannya, kamera utama 64MP, kamera Ultrawide 12MP, kamera Depth 5MP, dan kamera Macro 5MP.
Dari megapikselnya bisa dilihat bahwa konsumen tidak akan mendapatkan kualitas depth dan macro “abal-abal”.
Fitur khas Samsung Single Take juga dihadirkan. Membuat pengguna bisa menghasilkan beberapa foto dan video sekaligus dengan bermacam mode dengan sekali klik. Yakni hitam putih, vintage, boomerang dan efek visual lainnya.
Kualitas kameranya terbilang cukup baik. Apalagi kamera depan 32MP (f2.2) yang cocok sekali untuk membuat konten TikTok atau lainnya. Sindonews akan mengulas lebih dalam soal kamera di tulisan terpisah.
Layar Super AMOLED
Samsung Galaxy M62 memakai layar 6,7 inci FHD+ Super AMOLED Plus (1080 x 2400 piksel), kecerahan 420 nits, 86.7% screen-to-body ratio, 393 ppi, rasio 20:9, refresh rate 60 Hz, dan Infinity-O Display.
Layar Super AMOLED jelas nyaman sekali untuk bermain game atau menonton video. Tajam, dan kaya warna. Seperti yang Sindonews utarakan sebelumnya, refresh rate 60 Hz membuat pengalaman menikmati Galaxy M62 sedikit kurang maksimal.
Sistem Operasi One UI 3.1
Mungkin banyak yang belum sadar bahwa Galaxy M62 menggunakan sistem operasi One UI 3.1. Adapun Galaxy M51 dan seri M lain memakai One UI Core 3.1. Lho, apa bedanya?
One UI Core adalah versi One UI yang ditujukan untuk ponsel low budget dan mid-range Samsung. Artinya, beberapa fiturnya dipangkas. Memang tidak banyak, sih. Fitur seperti dark mode, gestures, focus mode, digital well-being, dan lainnya tetap ada.
Beberapa fitur yang tidak dimiliki One UI Core antara lain Bixby, Knox dan Secure Folder, Link to Windows, Samsung Pay, dan Easy Mode. Karena itu, bisa dibilang Galaxy M62 yang sudah dibekali NFC ini adalah seri M rasa flagship. Karena fiturnya sangat lengkap.
Lihat Juga :