Ilmuwan Temukan Bakteri Laut yang Tak Terdeteksi Sistem Kekebalan Manusia

Minggu, 28 Maret 2021 - 21:15 WIB
"Idenya adalah bahwa sistem kekebalan adalah generalis, tidak peduli apakah sesuatu itu ancaman atau tidak, itu hanya menghilangkannya. Tapi tidak ada yang benar-benar menekan asumsi itu sampai sekarang," ungkap Jonathan Kagan, seorang ahli imunologi di Rumah Sakit Anak Boston kepada Live Science.

Untuk mengujinya, salah satu pemimpin studi ini, menjelaskan, para peneliti harus menemukan bakteri yang tidak mungkin pernah melakukan kontak sebelumnya dengan sistem kekebalan mamalia. Mereka memilih tempat yang jauh di tengah Samudera Pasifik, di Kawasan Lindung Kepulauan Phoenix di Kiribati, 1.650 mil barat daya Hawai.

"Ini bukan hanya lautan dalam, tetapi bagian laut yang paling dalam, kuno, terpencil dan terlindungi," kata rekan penulis studi, Randi Rotjan, ahli ekologi kelautan Universitas Boston.

"Kedalamannya 4.000 meter, tidak ada mamalia yang menetap, dan itu di ruang Khatulistiwa di mana bahkan tidak akan ada paus," kata Rotjan, mengacu pada fakta bahwa paus cenderung berkembang biak di satu belahan Bumi dan memberi makan di belahan Bumi lainnya, sehingga mereka hanya akan melintasi ekuator saat bermigrasi.

"Ini adalah tempat yang baik untuk menemukan secara masuk akal bakteri yang sama sekali berbeda dari bakteri yang berinteraksi dengan kita di darat," tandasnya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!