Google Umumkan Kata Kunci yang Banyak Dicari Selama 2020
Selasa, 23 Februari 2021 - 23:38 WIB
Ilustrasi Google. FOTO/ Ist
JAKARTA - Raksasa teknologi, Google, mengumumkan hasil laporan Year In Search 2020 di Indonesia. Laporan ini didasarkan pada data Google Trends, eConomy 2020, dan Think With Google, yang memperlihatkan kemunculan sejumlah tren umum sejak November 2019 - Oktober 2020.
"Laporan ini memberikan insight mengenai tren yang tidak kami lihat dua tahun lalu, ketika mulai menerbitkan laporan Year in Search untuk Brand,” ujar Muriel Makarim, Head of Large Customer Marketing Google Indonesia, saat konferensi pers Year In Search 2020 secara virtual, Selasa (23/2/2021).
BACA JUGA - Mahkluk Bersisik Besi Penghuni Gunung Berapi Terungkap
Ada beberapa poin yang disampaikan Muriel dalam pemaparannya berdasarkan laporan tersebut. Laporan ini menyebutkan bahwa orang Indonesia ingin meningkatkan kualitas hidupnya, lebih memprioritaskan kesehatan mental, dan mulai menggunakan internet untuk mengedukasi diri terkait sejumlah isu.
"Penelusuran “kesehatan mental” naik 70% dan “self-care” naik 45%," imbuhnya.
Selain itu, masyarakat juga mencari berbagai macam cara untuk lebih bisa membantu orang lain di sekitarnya dan juga lingkungan. Hal ini diikuti dengan kenaikan jumlah penelusuran kata “meyumbangkan” sebesar 150%.
"Laporan ini memberikan insight mengenai tren yang tidak kami lihat dua tahun lalu, ketika mulai menerbitkan laporan Year in Search untuk Brand,” ujar Muriel Makarim, Head of Large Customer Marketing Google Indonesia, saat konferensi pers Year In Search 2020 secara virtual, Selasa (23/2/2021).
BACA JUGA - Mahkluk Bersisik Besi Penghuni Gunung Berapi Terungkap
Ada beberapa poin yang disampaikan Muriel dalam pemaparannya berdasarkan laporan tersebut. Laporan ini menyebutkan bahwa orang Indonesia ingin meningkatkan kualitas hidupnya, lebih memprioritaskan kesehatan mental, dan mulai menggunakan internet untuk mengedukasi diri terkait sejumlah isu.
"Penelusuran “kesehatan mental” naik 70% dan “self-care” naik 45%," imbuhnya.
Selain itu, masyarakat juga mencari berbagai macam cara untuk lebih bisa membantu orang lain di sekitarnya dan juga lingkungan. Hal ini diikuti dengan kenaikan jumlah penelusuran kata “meyumbangkan” sebesar 150%.
Lihat Juga :