Selain Jack Ma, Presiden China Xi Jinping Pernah Sikat Dua Konglomerat Ini
Senin, 04 Januari 2021 - 09:05 WIB
Pada 2017, salah satu orang terkaya di China Wang Jianlin harus berurusan dengan Presiden Xi Jinping. Wang adalah pemilik dari Dalian Wanda Group, yakni konglomerasi properti, pemilik jaringan bioskop terbesar di China, hotel, wisata, bahkan saham di klub sepak bola Spanyol Atletico de Madrid.
Dalian Wanda Group memiliki begitu banyak uang, hingga mereka aktif berinvestasi di luar China sekaligus membesarkan nama mereka. Menanamkan uang di properti di Eropa, Australia, hingga Amerika. Karena agresif menghabiskan miliaran dollar untuk berinvestasi di luar China, Presiden Xi membuat serangkaian kebijakan yang membatasi gerak-gerik Dalian Wanda Group. Salah satunya, tidak boleh mendapatkan pinjaman modal dari bank.
Tapi, yang terparah, adalah pemilik Anbang Insurance Group Wu Xiaohui yang “dikorbankan”. Pada 2018, Wu Xiaohui dihukum 18 tahun penjara dengan tuduhan penipuan dan penyalahgunaan kekuasaan. Asetnya sebesar USD1,67 miliar disita negara. Dan hukuman yang diterimanya dianggap paling panjang untuk seorang pebisnis di China.
Alasan Wu Xiaohui dipenjara, karena perusahaannya terlalu cepat sukses dan menginvestasikan uangnya ke luar negeri. Salah satunya, membeli hotel Waldorf Astoria di New York dan sejumlah properti supermewah lainnya. Pemerintah China “beralasan” ekspansi Anbang ini bisa memberi kerugian sistemik terhadap sistem keuangan negara.
Dalian Wanda Group memiliki begitu banyak uang, hingga mereka aktif berinvestasi di luar China sekaligus membesarkan nama mereka. Menanamkan uang di properti di Eropa, Australia, hingga Amerika. Karena agresif menghabiskan miliaran dollar untuk berinvestasi di luar China, Presiden Xi membuat serangkaian kebijakan yang membatasi gerak-gerik Dalian Wanda Group. Salah satunya, tidak boleh mendapatkan pinjaman modal dari bank.
Tapi, yang terparah, adalah pemilik Anbang Insurance Group Wu Xiaohui yang “dikorbankan”. Pada 2018, Wu Xiaohui dihukum 18 tahun penjara dengan tuduhan penipuan dan penyalahgunaan kekuasaan. Asetnya sebesar USD1,67 miliar disita negara. Dan hukuman yang diterimanya dianggap paling panjang untuk seorang pebisnis di China.
Alasan Wu Xiaohui dipenjara, karena perusahaannya terlalu cepat sukses dan menginvestasikan uangnya ke luar negeri. Salah satunya, membeli hotel Waldorf Astoria di New York dan sejumlah properti supermewah lainnya. Pemerintah China “beralasan” ekspansi Anbang ini bisa memberi kerugian sistemik terhadap sistem keuangan negara.
Lihat Juga :