Didukung UNESCO, PANDI Siap Merajut Indonesia Lewat Digitalisasi Aksara
Jum'at, 11 Desember 2020 - 07:01 WIB
Yudho Giri Sucahyo, Ketua PANDI mengatakan bahwa keberadaan IDN di era digitalisasi saat ini dirasa penting, mengingat pertumbuhan pengguna internet dunia yang semakin pesat, ditambah masyarakat internet terbiasa memakai huruf latin untuk menulis ataupun mengetik. Bukan tidak mungkin, kedepan aksara daerah di Indonesia akan punah.
"Kalau di indonesia karna bahasa utamanya menggunakan tulisan latin, makanya bahasa atau tulisan asli ibu yang jadi warisan nusatara semakin hilang," ungkapnya.
Berdasarkan hal diatas, Yudho merasa perlu membuat sebuah wadah, agar bahasa ibu bisa terus dituturkan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
"PANDI berkomitmen penuh pada pelestarian aksara daerah, maka dari itu kami sedang membuat program khusus bertajuk Merajut Indonesia Melalui Digitalisasi Aksara. Dari program tersebut diharapkan bisa melestarikan aksara nusatara yang sudah mulai ditinggalkan oleh masyarakat sekarang," ungkapnya.
Lihat Juga :