Ambyar, Sempat Dinyatakan Manjur Ternyata Vaksin AstraZeneca Salah Uji Coba

Jum'at, 27 November 2020 - 01:47 WIB
"Sekarang kami telah menemukan apa yang tampak seperti kemanjuran yang lebih baik, kami harus memvalidasi ini, jadi kami perlu melakukan studi tambahan," kata Soriot kepada Bloomberg News.

Kesalahan tersebut, yang berarti sekitar 3.000 peserta mendapat satu setengah dosis vaksin, bukan dua yang dimaksudkan, sebenarnya menghasilkan tingkat kemanjuran yang lebih tinggi daripada mereka yang mendapat jumlah yang ditentukan.

"Untuk memperjelas perbedaan ini, dan memenuhi permintaan komunitas kesehatan masyarakat untuk data lebih banyak, AstraZeneca kemungkinan akan menjalankan 'studi internasional' lagi," kata Soriot.

Tujuannya adalah untuk menguji kekuatan rejimen setengah dosis/dosis penuh yang tidak disengaja ini di antara lebih banyak peserta. "Tetapi yang ini bisa lebih cepat karena kami tahu kemanjurannya tinggi sehingga kami membutuhkan lebih sedikit pasien," klaimnya.

Soriot, mengklaim, sekarang mereka telah menemukan apa yang tampak seperti kemanjuran yang lebih baik. "Kami harus memvalidasi ini, jadi kami perlu melakukan studi tambahan," ujar Soriot.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!